Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemesanan Lebih dari 1.000 Unit, Changan Mulai Kirim Mobil Listrik Nevo Q05 ke Konsumen 
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Harga Murah, Ini yang Bikin Mobil Bekas Masih Terus Diburu

Minggu, 20 September 2026 - 08:37:00 WIB
Bukan Harga Murah, Ini yang Bikin Mobil Bekas Masih Terus Diburu
Ilustrasi dealer mobil second. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga lebih rendah dibandingkan mobil baru memang menjadi salah satu daya tarik kendaraan bekas. Namun, bagi sebagian konsumen, selisih harga bukan satu-satunya alasan untuk mengambil keputusan.

Ada pertimbangan lain yang justru menentukan keberanian konsumen membeli mobil bekas, mulai dari kondisi kendaraan, kesesuaian dengan kebutuhan, hingga rasa percaya kepada penjual.

Hal itu tergambar dari pengalaman Retno Ayu. Sejak 2017, dia sudah enam kali membeli kendaraan di tempat yang sama. Pengalaman dari pembelian sebelumnya membuat dia tidak ragu kembali ketika membutuhkan mobil.

"Saya sudah enam kali beli mobil di Garasi 91 sejak 2017. Kalau kembali lagi, tentu, karena sudah merasa percaya dan punya pengalaman yang baik dari pembelian sebelumnya," ujar Retno di acara Ngopi Asik Bareng Garasi 91, belum lama ini.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa keputusan membeli mobil bekas bisa terbentuk dari pengalaman yang berlangsung lebih panjang daripada sekadar membandingkan harga.

Berbeda dengan membeli barang konsumsi sehari-hari, kendaraan merupakan pengeluaran bernilai besar dan akan digunakan dalam jangka waktu panjang. Karena itu, konsumen tidak hanya ingin mendapatkan harga yang sesuai, tetapi juga perlu merasa yakin dengan kendaraan yang dibeli.

Kondisi unit menjadi salah satu hal penting. Konsumen tentu ingin mengetahui apakah kendaraan sesuai dengan informasi yang diberikan, bagaimana riwayat penggunaannya, serta apakah mobil tersebut benar-benar cocok dengan kebutuhan mereka.

Di sisi lain, proses transaksi juga ikut membentuk pengalaman konsumen. Ketika pembelian pertama memberikan pengalaman yang baik, rasa percaya tersebut dapat menjadi modal bagi konsumen ketika kembali mencari kendaraan.

Pemilik Garasi 91 sekaligus pengamat dan penggiat otomotif, Ferdi Kusuma Putra, mengatakan kepercayaan menjadi salah satu tantangan dalam bisnis kendaraan bekas.

"Di bisnis mobil bekas, tantangan terbesar sebenarnya adalah mendapatkan kepercayaan konsumen. Ketika seorang pelanggan kembali membeli untuk kedua, ketiga, bahkan beberapa kali, bagi kami itu bukan sekadar transaksi, tetapi tanda bahwa mereka percaya terhadap kualitas unit dan cara kami melayani," kata Ferdi.

Menurut dia, konsumen saat ini memiliki semakin banyak pilihan. Kondisi tersebut membuat persaingan penjual kendaraan bekas tidak cukup hanya mengandalkan harga.

"Sekarang konsumen punya semakin banyak pilihan. Karena itu kami tidak ingin hanya bersaing soal harga. Kami ingin konsumen merasa bahwa ketika membeli mobil di sini, mereka mendapatkan kendaraan yang sesuai dan proses transaksi yang memberikan rasa percaya," ujarnya.

Bisnis jual beli kendaraan tersebut telah berjalan sejak 2014. Dari sebuah toko di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kini telah berkembang menjadi tiga toko.

Menariknya, pengalaman konsumen tidak selalu berhenti ketika kendaraan sudah dibawa pulang. Setelah menggunakan mobil, pembeli memiliki pengalaman langsung yang kemudian dapat menjadi pertimbangan ketika ingin mengganti kendaraan atau mencari mobil lain untuk anggota keluarga.

Inilah yang membuat pembelian kedua atau ketiga bisa memiliki proses pertimbangan yang berbeda. Konsumen yang sudah mengenal penjual tidak lagi sepenuhnya berada pada tahap mencari dan mencoba berbagai pilihan dari awal.

Bagi Ferdi, masukan dari pelanggan yang sudah menggunakan kendaraan dapat menjadi bagian dari hubungan setelah transaksi.

"Bagi kami, pelanggan lama bukan sekadar database. Mereka adalah bagian dari perjalanan kami. Kalau hubungan itu dijaga dengan baik, ketika mereka membutuhkan mobil berikutnya, melakukan upgrade, atau ada keluarga dan temannya yang mencari mobil, kami berharap bisa menjadi salah satu nama yang mereka percaya," tutur Ferdi.

Pada akhirnya, harga memang tetap menjadi bagian dari pertimbangan saat membeli mobil bekas. Namun, pengalaman konsumen menunjukkan bahwa keberanian mengambil keputusan juga dipengaruhi rasa yakin terhadap kendaraan dan penjualnya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut