BYD Akan Bangun 6.000 Flash Charging di Luar China, Apa Termasuk Indonesia?
JAKARTA, iNews.id - BYD akan memperluas jaringan Flash Charging ke luar China dengan target membangun 6.000 stasiun pengisian daya ultra cepat (flash charging) secara global. Lantas, apakah Indonesia masuk dalam rencana ekspansi tersebut?
BYD sebelumnya mengumumkan rencana menghadirkan jaringan Flash Charging secara global. Dari total 6.000 stasiun yang akan dibangun di luar China, sekitar 3.000 unit ditargetkan berada di Eropa.
Teknologi Flash Charging BYD mampu menyalurkan daya hingga 1.500 kW melalui satu konektor. BYD mengklaim teknologi tersebut dapat mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam lima menit, sedangkan pengisian dari 10 persen hingga 97 persen membutuhkan sekitar sembilan menit pada kondisi tertentu.
Untuk pasar Eropa, BYD telah mulai memasang Flash Charging. Stasiun tersebut menggunakan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar internasional.
Indonesia Masuk Radar BYD
Indonesia ternyata tidak luput dari rencana pengembangan Flash Charging BYD. Perusahaan dilaporkan tengah menyiapkan pembangunan jaringan pengisian ultra cepat di Tanah Air.