Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Apakah Merek Lain Bisa Pakai Flash Charging? Begini Kata BYD
Advertisement . Scroll to see content

BYD Bakal Benamkan Teknologi Flash Charging pada M6 dan Atto 2, Isi Baterai Cuma 5 Menit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:30:00 WIB
BYD Bakal Benamkan Teknologi Flash Charging pada M6 dan Atto 2, Isi Baterai Cuma 5 Menit
BYD M6 menjadi salah satu model yang dipilih untuk mengadopsi teknologi flash charging, dan BYD Atto 2 untuk model berikutnya. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - BYD mulai menyiapkan penerapan teknologi pengisian daya supercepat atau flash charging pada sejumlah model kendaraan listriknya di Indonesia. Setelah model Danza, BYD M6 menjadi salah satu model yang dipilih untuk mengadopsi teknologi tersebut, dan BYD Atto 2 disebut sebagai model berikutnya.

Diketahui, teknologi flash charging di atas kertas mampu mengisi daya baterai mobil listrik (EV) 10 hingga 70 persen hanya dalam waktu 5 menit. Sementara 10 sampai 97 persen selama 9 menit.

Presiden Direktur PT BYD Motors Indonesia, Eagle Zhao mengatakan, penerapan teknologi flash charging pada kendaraan listrik BYD di Indonesia akan dilakukan secara bertahap. Perusahaan berharap teknologi tersebut nantinya dapat digunakan pada mayoritas model yang dipasarkan.

"Untuk BYD, kami mengimplementasikannya secara bertahap," ujar Eagle Zhao dalam pemaparan mengenai pengembangan teknologi Flash Charging kendaraan listrik di Jakarta.

Dia menjelaskan, BYD terus berupaya menghadirkan teknologi yang lebih canggih untuk meningkatkan kemampuan produk kendaraan listriknya, termasuk melalui pengembangan baterai dan sistem pengisian daya.

BYD M6 Disiapkan untuk Flash Charging

BYD M6 menjadi salah satu model yang dipilih untuk penerapan teknologi flash charging. Model ini dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen di Indonesia.

"BYD M6 memang khusus dilahirkan untuk pasar Indonesia," kata Eagle Zhao.

Dia menjelaskan teknologi flash charging dirancang terintegrasi dengan baterai generasi kedua Blade Battery. Namun, penerapannya membutuhkan penyesuaian menyeluruh pada sistem kelistrikan kendaraan.

"Teknologi Blade Battery generasi kedua ini dirancang khusus agar dapat terintegrasi dengan flash charging. Teknologi ini membutuhkan sistem kelistrikan internal yang lengkap. Integrasi sistem secara keseluruhan bukan sekadar mengganti baterai," ujarnya.

Pengembangan teknologi tersebut, lanjut Eagel Zhao, tidak hanya berfokus pada baterai, tetapi juga mencakup integrasi berbagai komponen kendaraan agar dapat mendukung proses pengisian daya berkecepatan tinggi.

BYD Atto 2 Berikutnya

Selain BYD M6, BYD Atto 2 juga menjadi salah satu model yang disorot dalam pengembangan produk kendaraan listrik perusahaan di Indonesia.

Eagle Zhao menyebut Atto 2 sebagai model berikutnya yang diperkirakan menarik perhatian publik. Namun, dalam pemaparan tersebut, dia belum menjelaskan secara terperinci mengenai jadwal penerapan teknologi flash charging pada model tersebut.

Di sisi lain, BYD juga terus mengembangkan merek Danza yang diperkenalkan di Indonesia pada Januari 2025. Perusahaan berupaya memperkuat lini produk premiumnya dengan menghadirkan model-model baru sekaligus teknologi yang lebih mutakhir.

Eagle Zhao menjelaskan, kendaraan listrik Danza di Indonesia ke depan direncanakan menggunakan baterai generasi kedua Blade Battery dan mendukung teknologi flash charging.

Dalam pemaparan yang sama, Eagle Zhao menyebut teknologi flash charging akan tersedia di 10 lokasi awal untuk layanan pengisian daya gratis. BYD menargetkan membangun 100 flash charging di berbagai daerah hingga akhir 2026.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat dan merasakan langsung teknologi pengisian daya supercepat, bukan sekadar mengetahuinya melalui presentasi.

Penerapan teknologi flash charging di Indonesia membutuhkan dukungan infrastruktur pengisian daya serta integrasi sistem kendaraan yang memadai. Sebab itu, pengembangan teknologi baterai dan fasilitas pendukung menjadi bagian penting dalam upaya memperluas penggunaan kendaraan listrik.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut