Cetak Penjualan Terbanyak, Avanza Menggeliat di Tengah Persaingan
JAKARTA, iNews.id - Seperti diberitakan sebelumnya, PT Toyota-Astra Motor (TAM) baru saja melaporkan pencapaian selama gelaran GIIAS 2018. Meski tidak menargetkan penjualan, Toyota sukses membukukan penjualan sebanyak 6.022 unit. Lalu, model Toyota manakah yang paling laris?
Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan, kontribusi terbesar berasal dari segmen kendaraan keluarga, multi purpose vehicle (MPV) yang mencapai 3.662 unit atau sekitar 61 persen dari total surat pemesanan kendaraan (SPK).
Avanza​ masih menjadi yang tertinggi sebanyak 1.105 unit atau sebesar 18,3 persen dari total penjualan.
Selanjutnya, Toyota Rush​ sebanyak 996 unit atau 16.5 persen, Kijang Innova 984 unit atau 16,3 persen, Calya​​​​: 982 unit atau 16,3 persen, Fortuner 625 unit atau sekitar 10,4 persen, dan Agya​​​​ 319 unit atau 5,3 persen.
"Semoga apa yang kami tampilkan dan sajikan di Toyota Booth selama GIIAS 2018 dapat memberikan informasi yang lengkap dan pemahaman yang mendalam bagi masyarakat, khususnya akan kebutuhan mobilitas untuk kehidupan masa depan yang lebih baik serta ramah lingkungan," ujarnya, dalam pesan singkat yang diterima iNews.id, Rabu (15/8/2018).
Bicara mobil favorit keluarga Indonesia di kelas low MPV, dalam setahun terakhir ini terjadi pergeseran posisi. Di mana mobil sejuta umat yang selama ini menguasai pasar untuk sementara tergeser oleh small MPV Mitsubishi Xpander.
Dalam laporan penjualan di GIIAS, PT MMKSI menyebutkan Xpander membukukan total penjualan 2.689 unit (60 persen dari total penjualan Mitsusbishi) atau dua kali lipat dari penjualan Avanza. Sementara itu, di kelas yang sama Suzuki All New Artiga membukuan penjualan 659 unit.
Melihat kondisi ini, Toyata pastinya tidak akan tinggal diam. Banyak yang berspekulasi bahwa mereka saat ini tengah mempersiapkan model terbaru untuk kembali merebut tahta teratas di segmen low MPV. Kapan model ini akan meluncur? Sampai saat ini, Toyota masih merahasiakannya.
Editor: Dani M Dahwilani