Deepal S05 Meluncur di Indonesia Dalam 2 Pilihan Mesin BEV dan REEV, Intip Perbedaannya
JAKARTA, iNews.id – Changan Indonesia meluncurkan Deepal S05 dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV). Kehadiran model REEV menjadi yang pertama di Indonesia.
Lalu, apa perbedaannya Deepal SO5 BEV dan REEV? Technical Sales Changan Indonesia, Dwi Setiyoko mengatakan secara tampilan tidak ada perbedaan signifikan. Perbedaan utama kedua varian tersebut terletak pada mesin dan jarak tempuh yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
"Deepal S05 REEV menggunakan teknologi Range Extended Electric Vehicle, di mana mesin bensin 1.500 cc hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai, bukan menggerakkan roda. Pengemudi tetap merasakan sensasi berkendara layaknya mobil listrik tanpa khawatir kehabisan daya saat perjalanan jauh," ujar Dwi dalam Test Drive Deepal SO5 di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Untuk varian Deepal S05 BEV, model ini dibekali baterai LFP berkapasitas 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC. Sementara itu, Deepal S05 REEV memiliki tangki bahan bakar 44,9 liter dan menggunakan baterai 27,28 kWh yang mampu menempuh hingga 170 kilometer dalam mode listrik murni. Jarak tempuh gabungan mencapai lebih dari 1.100 kilometer.
Dari sisi performa, Deepal S05 BEV menghasilkan tenaga 200 kW dengan torsi 290 Nm. Adapun Deepal S05 REEV memiliki tenaga 160 kW dan torsi lebih besar, yakni 320 Nm, dengan karakter akselerasi instan khas mobil listrik yang halus dan senyap.

Dwi menerangkan kedua model dibangun di atas platform Changan EPA1 All Electric Digital Platform, menggunakan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD) serta suspensi independen di keempat roda yang diklaim memberikan kenyamanan dan stabilitas lebih baik.
Secara desain, kedua model mengusung filosofi Symbiotic Aesthetics yang sukses meraih Germany iF Design Award 2025. Tampilan depannya terinspirasi dari sayap pesawat luar angkasa, dipadukan dengan frameless doors, electric door handles, velg 18 inci, serta koefisien hambatan udara 0,25 Cd untuk meningkatkan efisiensi.
Kedua model Deepal SO5 memiliki dimensi panjang 4.620 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.880 mm yang diklaim menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya.
Masuk ke kabin, Deepal S05 dibekali layar infotainment 15,4 inci 2.5K Ultra Clear dengan fitur Sunflower Screen, yakni layar yang dapat berputar hingga 15 derajat menghadap pengemudi atau penumpang. Kursi depan juga telah dilengkapi fitur heating, ventilasi, leg rest, dan memory seat untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Nuansa kabin semakin mewah berkat ambient light 64 warna yang dapat disesuaikan sesuai preferensi pengguna. Sistem hiburan juga didukung 14 speaker untuk menghasilkan kualitas audio yang imersif. Selain itu tersedia wireless fast charging 50W untuk mengisi daya smartphone tanpa kabel dengan lebih cepat.
Untuk kenyamanan berkendara, kursi pengemudi telah dilengkapi pengaturan elektrik 6 arah dengan lumbar support elektrik 2 arah. Sementara itu, kursi pengemudi dan penumpang depan memiliki fitur memory seat, Easy Entry & Exit, serta ventilated dan heated seat yang memberikan kenyamanan dalam berbagai kondisi cuaca.
Tersedia 35 kompartemen penyimpanan yang tersebar di berbagai area kabin. Bagasi belakang memiliki kapasitas 492 liter, dan dapat diperluas hingga 1.250 liter dengan melipat bangku belakang, sehingga mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan perjalanan maupun aktivitas sehari-hari.
Untuk pilihan warna eksterior, Changan menyediakan empat opsi Deepal SO5, yaitu Moonlight White, Radiant Silver Ash, Azure Sky Moon, dan Black, sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai selera.
Untuk Deepal S05 BEV terdapat bagasi tambahan di kapesin (frunk) berkapasitas 159 liter, yang diklaim menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya.
Diketahui, Changan yang menaungi sub brand Deepal merupakan salah satu dari empat grup otomotif terbesar di China dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Perusahaan ini didukung 14 basis produksi global, 10 pusat riset dan pengembangan (R&D), serta telah melayani lebih dari 29 juta pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Editor: Dani M Dahwilani