Dibekali 3 Varian Mesin, Bentayga Serius 'Lawan' Cullinan

Riyandy Aristyo ยท Minggu, 17 Juni 2018 - 22:10 WIB
Dibekali 3 Varian Mesin, Bentayga Serius 'Lawan' Cullinan

Bentley Bentayga Mulliner. (Foto: Carscoops)

CREWE, iNews.id - Sport Utility Vehicle (SUV) milik Rolls Royce, Cullinan, resmi diperkenalkan dan sudah bisa dipesan. Menghadapi hal tersebut, kompetitor lain di segmen yang sama, Bentley Bentayga, sepertinya akan rampung didandani.

Dilansir dari Carscoops, Minggu (17/6/2018), Bentayga akan diberikan tiga pilihan mesin, yakni bensin V8, diesel V8, dan V6 plug-in hybrid. Sayangnya, Bentley tidak memberikan detail tenaga yang dikeluarkan masing-masing mesin tersebut.

Bentley Bentayga Mulliner akan memiliki tiga varian mesin. (Foto: Carscoops)

Selain dapur pacunya, Bentayga juga akan mengalami perubahan desain yang cukup signifikan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kesan gahar dan speed-oriented tanpa mengorbankan sisi mewahnya.

Dari bagian eksteriornya, Bentley Bentayga Mulliner dilabur dengan cat two-wone, pelek 22 inci yang dilengkapi floating wheel center, badging eksklusif, dan grille bawah berlabur chrome.

Kemewahan paling mencolok terdapat pada sektor interior, di mana Bentley Bentayga Mulliner menggabungkan modern dan desain tradisional.

Bentley Bentayga Mulliner dan kulit interior mewah di bagian jok. (Foto: Carscoops)

Interiornya diberi aksen warna terpisah, sehingga balutan kulit di bagian belakang dapat berbeda dengan yang ada di jok bagian depan, sesuai keinginan pemiliknya. Setidaknya, ada tujuh kombinasi warna kulit interior yang dijahit oleh tangan ahli dan diberi bordir khusus serta jahitan berwarna kontras.

Dengan performa tinggi dan desain super mewah, Bentley Bentayga akan diproduksi dalam jumlah sedikit. (Foto: Carscoops)

Fitur pada interiornya juga mendapat mood lighting dan perangkat audio dengan 20 speaker dan aplifier 21 channel, serta pendingin botol di bangku belakang.

Karena sifatnya yang ultra-mewah, Bentley berencana membatasi pemesanan Bentayga Mulliner dengan angka yang sangat sedikit.

Editor : Nathania Riris Michico