Diproduksi di Indonesia Tahun Depan, Intip Teknologi Mobil Listrik Murah Wuling
JAKARTA, iNews.id - Wuling Motors memperkenalkan mobil listrik murah Global Small Electric Vehicle (GSEV) dalam pameran Gakindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD City, Tangerang, pada 11-21 November 2021. Wuling akan memproduksi dan memasarkan mobil listrik GSEV di Indonesia tahun depan.
Seperti apa mobil listrik mungil ini? Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko mengungkapkan pada 2014 merupakan awal Wuling mengembangkan mobil listrik sejalan dengan arahan pemerintah China untuk memulai era kendaraan energi baru dan ramah lingkungan. Seiring waktu permintaan kendaraan ini meningkat bahkan menjadi tren, sehingga mendorong Wuling untuk fokus pada kendaraan energi baru berukuran compact.
Dia menjelaskan aspek pertama dari GSEV adalah dimensi compact dan nyaman. Berkat ukurannya kecil, platform GSEV menjadi mudah saat parkir.
Tercatat ada dua konfigurasi bangku yang bisa diaplikasikan, yakni dua bangku atau empat bangku. Aspek keduanya cocok untuk pengunaan sehari hari.
"Untuk daya jangkau, mobil ini mampu menempuh jarak dari 120 km sampai 300 km, serta dukungan pengisian baterai yang mudah dan didukung fast charging," ujar Danang dalam video conference, Senin (15/11/2021).
Dia menyebutkan berbagai fitur pintar melengkapi platform ini, seperti Internet of Vehicle (IoV), ADAS, Automatic Parking, hingga fitur Multimedia dengan dukungan Voice Command. Aspek keselamatan berkendara turut menjadi pilar penting GSEV dengan dukungan rangka baja pada bodi yang kuat dan kantung udara (airbag).
Bagaimana dengan keamanan baterai mobil ini? Dia menjelaskan baterai mobil GSEV keamanannya telah melalui pengujian ketahanan tinggi, berstandar IP68 waterproof dan dilengkapi Smart Battery Management System.
"Wuling sendiri telah memiliki standarisasi komponen utama khusus untuk platform GSEV yang terdiri dari desain sistem dan sel baterai, motor listrik, dan sistem control electronic. Adapun komponen utama pada GSEV ini dapat disesuaikan dengan profil dan preferensi konsumen yang beragam di pasar kendaraan listrik secara global," kata Danang.
Platform GSEV hadir dalam enam produk sejak 2017, yakni E100, E200, Hongguang Mini EV, Hongguang Mini EV Macaron, KiWi EV, dan Nano EV. Lini kendaraan listrik dari Wuling ini bisa menjadi pilihan konsumen yang dinamis untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari hingga personalisasi kendaraan.
Danang menyebutkan di Indonesia platform GSEV memiliki potensi di segmen kendaraan listrik. Wuling melihat kebiasaan berkendara di Indonesia dilakukan untuk kebutuhan komuter dengan jarak relatif tidak jauh dan berkendara dengan maksimal empat penumpang. Persepsi masyarakat terhadap mobil listrik pun terbilang positif sebagai transportasi ramah lingkungan.
“Potensi segmen mobil listrik kini semakin besar dengan adanya percepatan elektrifikasi kendaran oleh pemerintah, tren mobil listrik global yang berkembang pesat, dan pengaruh tren tersebut kepada pasar otomotif Indonesia," kata Danang.
Seperti diketahui, mobil listrik mungil Wuling dipasarkan di China dengan harga di bawah Rp100 juta. Ini menjadi perhatian mengingat harga mobil listrik di dunia masih mahal dibandingkan kendaraan konvensional.
Editor: Dani M Dahwilani