Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rimac Ambil Alih Bugatti, Kepemilikan Volkswagen dan Porsche Berakhir
Advertisement . Scroll to see content

Fernando Alonso Jadi Pemilik Bugatti Veyron Termahal di Dunia, Dibuat Khusus dari Aluminium

Jumat, 25 September 2026 - 14:44:00 WIB
Fernando Alonso Jadi Pemilik Bugatti Veyron Termahal di Dunia, Dibuat Khusus dari Aluminium
Juara dunia F1 dua kali Fernando Alonso menambah koleksi mobil mewahnya dengan Bugatti Veyron Grand Sport Vitesse sebagai Veyron termahal. (Foto: Instagram stefanie.cebis/monaco luxurystyle)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Juara dunia Formula 1 (F1) dua kali Fernando Alonso menambah koleksi mobil mewahnya dengan Bugatti Veyron Grand Sport Vitesse yang disebut sebagai Veyron termahal yang pernah dibuat. Hypercar langka tersebut merupakan chassis 8100 dengan bodi aluminium yang dibuat secara khusus.

Alonso terlihat mengendarai Bugatti Veyron tersebut meninggalkan dealer Bugatti di Monaco pada September 2026. Mobil itu sebelumnya dipasarkan oleh dealer mobil koleksi asal Jerman, Mechatronik.

Veyron milik Alonso bukan model standar. Mobil tersebut dibuat berdasarkan permintaan khusus pemilik pertamanya yang terinspirasi dari Bugatti Veyron 16.4 Pur Sang, tetapi menginginkan konstruksi bodi yang jauh lebih ekstrem.

Bugatti awalnya menilai permintaan tersebut terlalu mahal untuk diwujudkan. Namun, pemilik mobil tetap mempertahankan permintaannya dan bahkan dikabarkan mengancam membatalkan sejumlah pesanan Bugatti lainnya jika mobil tersebut tidak dibuat sesuai keinginannya.

Hasilnya, Bugatti membangun Grand Sport Vitesse chassis 8100 dengan panel bodi aluminium yang diproses dari blok aluminium utuh. Proses tersebut membutuhkan lebih dari 20 ton aluminium sebagai bahan mentah dan mengharuskan Bugatti mengembangkan perhitungan CAD khusus.

Tidak seperti bodi yang sekadar dicat dengan warna perak, permukaan aluminium mobil ini dipoles hingga menghasilkan tampilan mengilap. Bodi tersebut dipadukan dengan interior kulit berwarna merah terang yang membuat tampilannya semakin mencolok.

Mobil ini sebelumnya juga memiliki sejumlah detail khusus bertuliskan "Kaq", termasuk pada sandaran kepala dan tutup bahan bakar. Namun, sejumlah detail tersebut tampaknya telah dikembalikan ke konfigurasi standar sebelum mobil berpindah ke tangan Alonso.

Di balik tampilannya yang eksklusif, Veyron Grand Sport Vitesse tetap mengandalkan mesin W16 berkapasitas 8,0 liter dengan empat turbocharger. Bugatti menyebut versi Vitesse menghasilkan tenaga 1.200 hp dan mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 410 km/jam dengan atap terpasang.

Nilai mobil tersebut diperkirakan mencapai sekitar 5 juta hingga 6,5 juta dolar AS, sementara sejumlah laporan memperkirakan biaya pembuatannya sekitar 6,8 juta euro atau setara Rp138,66 juta (kurs Rp20.391,2 per euro). Harga transaksi Alonso sendiri tidak diumumkan secara resmi.

Kehadiran Veyron chassis 8100 menambah deretan mobil eksotis dalam koleksi Alonso. Sebelumnya, pembalap Aston Martin tersebut juga diketahui memiliki Pagani Zonda Diamante Verde yang disebut sebagai salah satu Zonda paling unik.

Konstruksi aluminium yang sangat rumit, jumlah produksi yang sangat terbatas, serta sejarah pembuatannya yang tidak biasa, Bugatti Veyron Grand Sport Vitesse chassis 8100 menjadi salah satu koleksi paling istimewa yang kini berada di tangan sang juara dunia F1.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut