Hyundai Gabung BMW dan Mercedes Ikut Jaringan Perusahaan Pengisian Daya Mobil Listrik

Riyandy Aristyo · Rabu, 11 November 2020 - 21:05:00 WIB
Hyundai Gabung BMW dan Mercedes Ikut Jaringan Perusahaan Pengisian Daya Mobil Listrik
Bersama BMW dan Mercedes-Benz, Hyundai bergabung dengan perusahaan jaringan pengisian daya mobil listrik Eropa, IONITY. (Foto: Current News)

JAKARTA, iNews.id - Dalam menggenjot mobilitas tanpa emisi, Hyundai bergabung dengan perusahaan jaringan pengisian daya baterai mobil listrik Eropa, IONITY. Langkah Hyundai akan diikuti saudaranya, Kia.

"Ini adalah langkah penting Hyundai Group dalam menyukseskan mobilitas listrik di Eropa," kata Wakil Presiden dan Kepala Eksekutif Divisi Produk di Hyundai Motor Group, Thomas Schemera, dalam siaran tertulisnya yang diterima iNews.id, Rabu (11/11/2020).

IONITY berisikan pabrikan-pabrikan otomotif ternama yang ada di Eropa, seperti BMW, Mercedes-Benz, Ford, Porsche, Volkswagen, dan Audi. "Kini, kami menjadi bagian dari salah satu jaringan infrastruktur pengisian daya paling komprehensif di Eropa," kata Thomas.

Hyundai Group nantinya akan meperluas jaringan pengisian daya tinggi untuk mobil listrik di jalan-jalan raya Eropa. Jaringan pengisian daya IONITY menggunakan standar pengisian CCS (Combined Charging System).

Sistem tersebut 100 persen merupakan energi terbarukan di mana pengemudi kendaraan listrik tidak hanya melakukan perjalanan bebas emisi, tetapi netral CO2. "Kami berkomitmen untuk memberikan solusi holistik agar lebih mudah dari sebelumnya bagi orang untuk beralih ke mobilitas ramah lingkungan," ujarnya.

Jaringan pengisian daya tinggi (HPC) yang dikembangkan IONITY di sepanjang jalan raya Eropa, menggunakan teknologi canggih dengan kapasitas pengisian daya hingga 350 kW. Setiap stasiun pengisian daya IONITY terdiri atas empat titik pengisian daya yang semuanya 100 persen energi terbarukan.

Editor : Dani M Dahwilani