Hyundai Kembangkan Robot Pemadam Kebakaran Tanpa Awak, Tahan Api hingga 800 Derajat
JAKARTA, iNews.id – Hyundai Motor Group mengembangkan robot pemadam kebakaran tanpa awak. Teknologi robot ini dirancang khusus untuk beroperasi di lingkungan berisiko tinggi yang sulit dijangkau manusia.
Menariknya mereka menyumbangkan empat robot tersebut ke Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan. Robot ini menjadi teknologi penyelamat nyawa.
“Para petugas pemadam kebakaran yang bergegas menghadapi bahaya tanpa ragu menyelamatkan nyawa mengingatkan kita pada nilai-nilai yang harus dijunjung masyarakat," ujar Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung dalam keterangan pers dilansir Jumat (27/2/2026).
"Bersama Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan, kami mengembangkan Robot Pemadam Kebakaran Tanpa Awak untuk menjaga ‘keselamatan’ yang selama ini mereka kawal. Robot yang kami donasikan ini merupakan perwujudan teknologi inti Hyundai Motor Group yang menghadirkan bentuk mobilitas baru yang berlandaskan filosofi kami, yakni ‘teknologi yang menyelamatkan nyawa’,” kata Euisun Chung.
Dia menambahkan, dukungan Hyundai tak berhenti pada donasi robot. “Kami harap, robot ini bisa dipercaya untuk memasuki lokasi berbahaya demi membantu menjaga keselamatan petugas pemadam kebakaran," ujarnya.
Pelaksana Tugas Komisaris Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan, Seung-ryong Kim, menyebut langkah ini sebagai awal perubahan besar dalam respons bencana.
“Inisiatif ini menjadi langkah awal dari pergeseran paradigma yang akan mendefinisikan ulang respons bencana. Kami akan terus aktif menghadirkan teknologi canggih di lapangan melalui kolaborasi inovatif dengan sektor swasta, termasuk Hyundai Motor Group sebagai pemimpin mobilitas global,” ucapnya.

Teknologi Robot Hadapi Lingkungan Ekstrem
Robot Pemadam Kebakaran Tanpa Awak ini dikembangkan berbasis kendaraan tanpa awak multifungsi listrik HR-Sherpa milik Hyundai Rotem. Platform ini memungkinkan pemasangan berbagai perangkat sesuai kebutuhan misi di lapangan.
Di bagian depan robot terdapat water cannon dengan nozzle yang mampu mengatur aliran air dalam pola tembakan langsung maupun semprotan menyebar. Fitur ini membuat robot efektif menangani berbagai pola kebakaran, termasuk kobaran api besar di ruang terbuka maupun tertutup.
Salah satu teknologi paling krusial adalah sistem penyemprotan otomatis yang menciptakan tirai air di sekeliling bodi robot. Sistem ini memungkinkan robot mempertahankan suhu internal 50–60 derajat Celsius meski berada di lingkungan dengan temperatur ekstrem hingga 800 derajat Celsius.
Untuk mendukung visibilitas, robot dilengkapi kamera berbasis sensor inframerah di bagian depan. Kamera ini mampu menembus kobaran api dan asap tebal, membantu operator mengidentifikasi titik sumber api maupun mendeteksi korban yang perlu dievakuasi.
Seluruh operasi dilakukan jarak jauh melalui koneksi nirkabel. Operator menerima video real-time dan dapat mengendalikan pergerakan serta penyemprotan air sepenuhnya dari lokasi aman.
Dari sisi mobilitas, robot dibekali sistem penggerak independen enam roda dengan motor in-wheel. Ban khusus tahan suhu tinggi membuatnya mampu melintasi puing kebakaran, medan tidak rata, hingga area dengan risiko runtuh.
Editor: Dani M Dahwilani