Indonesia-Jepang Sepakati Kerja Sama Pengembangan Mobil Listrik

Riyandy Aristyo ยท Selasa, 17 Desember 2019 - 09:21 WIB
Indonesia-Jepang Sepakati Kerja Sama Pengembangan Mobil Listrik

Pemerintah Indonesia dan Jepang sudah menyepakati kerja sama terkait pengembangan mobil listrik. (Foto: Ilustrsi/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia dan Jepang sudah menyepakati kerja sama terkait pengembangan mobil listrik. Kabar ini sangat menggembirakan di mana Indonesia sedang masuk era peralihan mobil konvensional menuju kendaraan ramah lingkungan.

"Kami membahas kebijakan pengembangan industri otomotif kedua negara, termasuk penggunaan kendaraan listrik serta pengembangan baterai di dunia," ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin RI, Harjanto, dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id.

Dia menambahkan pemerintah Indonesia sudah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 dan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019. Tujuannya, untuk menyelaraskan pengembangan kendaraan listrik.

"Perpres kan sudah ada, tinggal kita menjelaskan secara komprehensif, sehingga mereka bisa mendapatkan pemahaman yang jelas terkait kebutuhan kendaraan listrik di Indonesia," katanya.

Pemerintah Indonesia juga siap memfasilitasi pemberian insentif fiskal seperti tax holiday. Insentif tersebut diberikan dengan investasi sekitar 50 juta dolar AS atau Jepang melakukan proses industrialisasi di dalam negeri.

"Saat ini, kami fokus membidik investasi untuk pembuatan baterai, electric motor, dan power control unit, yang menjadi tiga komponen utamanya," ujar Harjanto.

Seperti diketahui, Jepang merupakan investor terbesar di Indonesia bidang alat transportasi hingga triwulan III 2019, dengan total nilai sebesar Rp7,46 triliun. Dalam skala global, Jepang telah menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk kebutuhan domestik hingga ekspor.


Editor : Dani Dahwilani