Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lepas Boyong Mobil Listrik E4 EV ke Indonesia, Jarak Tempuh Tembus 500 Km
Advertisement . Scroll to see content

Jaecoo Ungkap 20.000 Unit J5 EV Telah Dikirim ke Konsumen, Ternyata Ini Tipe Paling Diburu  

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:48:00 WIB
Jaecoo Ungkap 20.000 Unit J5 EV Telah Dikirim ke Konsumen, Ternyata Ini Tipe Paling Diburu  
Jaecoo mencatatkan telah mengirimkan sebanyak 20.000 unit mobil listrik J5 EV ke konsumen di Indonesia. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pabrikan otomotif asal China, Jaecoo mencatatkan telah mengirimkan sebanyak 20.000 unit mobil listrik J5 EV ke konsumen di Indonesia. Merek pun terus berupaya memenuhi pemesanan konsumen. 

Capaian ini mereka ungkap dalam acara komunitas Jaecoo Weekend Drive 2026 - Play Loud, Shine Proud, Sabtu (27/6/2026). "Jaecoo Weekend Drive 2026 - Play Loud, Shine Proud bukan sekadar perayaan angka, melainkan momen bagi kami merayakannya bersama keluarga Jaecoo yang telah mempercayai kami," ujar Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma.

Diketahui, Jaecoo J5 EV hadir di Indonesia dalam dua tipe, yakni J5 EV Standard dan J5 EV Premium. Lalu, mana paling banyak diburu?

Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama mengungkapkan, tingginya minat terhadap J5 EV Premium didasarkan pada hasil survei internal perusahaan mengenai preferensi konsumen di Tanah Air.
"J5 EV Premium ini memberikan paket komplit untuk fitur-fitur dan kelengkapannya. Dan, konsumen Indonesia lebih ke varian tertinggi," kata Ilham.
Dia menjelaskan, mayoritas konsumen Indonesia mengutamakan nilai lebih dari sisi kelengkapan fitur. Sebab itu, varian Premium menjadi pilihan paling dominan sejak mobil listrik tersebut dipasarkan.
"Kita pun selalu melakukan survei internal untuk kepuasan juga market kita seperti apa. Jadi, kalau kita lihat customer di Indonesia itu memang mencari value yang terlengkap secara fitur. Jadi, bisa dibilang lebih dari 90 persen customer ini memilih yang J5 Premium," ujarnya.
Sementara itu, peminat J5 EV Standard jauh lebih sedikit. Kondisi tersebut membuat proses pengiriman varian Standard justru membutuhkan waktu lebih lama karena volume distribusinya lebih rendah.
"Untuk yang Standard memang delivery-nya lebih lama waktunya. Pada saat pemesanan tentunya kita sudah memberikan informasi kepada konsumen bahwa akan ada waktu tunggu setelah pemesanan," ucapnya.

Ilham menambahkan, konsumen di wilayah Jabodetabek saat ini bisa menerima unit sekitar satu bulan setelah pemesanan. Waktu pengiriman dapat lebih cepat apabila warna yang dipilih tersedia dan seluruh dokumen administrasi telah lengkap.

"Kalau untuk di dalam Jakarta atau Jabodetabek kita bisa infokan bahwa bisa dapat sebulan. Mungkin akan lebih cepat jika ketersediaan warna yang dia pesan dan kelengkapan dokumen atau administrasi yang sudah terselesaikan," katanya.

Terkait kemungkinan menghadirkan Jaecoo J5 Hybrid di Indonesia, Ilham memastikan perusahaan masih memprioritaskan pengembangan kendaraan listrik murni atau battery electric vehicle (BEV). Menurutnya, kondisi harga minyak dunia yang belum stabil menjadi salah satu alasan Jaecoo tetap fokus menawarkan mobil listrik dengan biaya operasional yang lebih rendah bagi konsumen.

"Kalau saat ini kita masih fokusnya ke BEV. Karena seperti yang kita tahu harga minyak dunia sedang tidak stabil. Masih naik turun dan salah satu solusinya adalah menggunakan BEV ini yang masih lebih ramah secara running cost-nya untuk customer kita di Indonesia," ujarnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut