Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahathir Mohamad Muncul ke Publik meski Masih Perawatan RS, Nyeruput Kopi di Mal
Advertisement . Scroll to see content

Jajal SUV Terbaru, Mahathir Minta Proton Kembali ke Malaysia

Selasa, 26 Juni 2018 - 14:07:00 WIB
Jajal SUV Terbaru, Mahathir Minta Proton Kembali ke Malaysia
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menjajal SUV terbaru Proton. (Foto: The Star)
Advertisement . Scroll to see content

PETALING JAYA, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menjajal dan mengomentari Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru Proton di kantor pusat Parti Pribumi Bersatu, Malaysia. Dalam pernyataannya, orang nomor satu di Malaysia ini menilai mobil tersebut memiliki kualitas tertinggi di pasar Negeri Jiran.

"Mobil ini sangat bagus. Saya menemukan kualitasnya sangat tinggi dan saya pikir mobil ini cocok dipasarkan di sini (Malaysia)," ujarnya, seperti dilansir dari The Star, Selasa (26/6/2018).

Selain itu, Mahathir mengatakan kepada boss Geely Group (Pemilik Proton) Li Shufu, untuk sementara Proton dikelola oleh kelompok itu, namun orang Malaysia juga harus ikut terlibat dalam proyek mobil-mobilnya di masa depan.

Mahathir
"Kami ingin dia (Li) membawa produsen dari China untuk membantu pabrikan Malaysia melalui jalur kerja sama. Jika tidak, maka mereka harus mengembalikan merek ini kembali ke negeri asalnya (Malaysia). Katanya, dia (Li) menyetujui," ujar Mahathir.

Seperti diketahui, Mahathir Mohamad merupakan pendiri perusahaan otomotif yang bermarkas di Malaysia, Proton, pada 1983. Model pertama diluncurkan secara komersial adalah Proton Saga pada 9 Juli 1985.

Pada 2017, pabrik mobil asal China, Gheely membeli 49,9 persen saham Proton dari DRB-Hicom. Geely juga mengambil alih merek kendaraan sport Lotus dari Proton dengan pembelian 51 persen saham.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut