Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kaki-Kaki Mobil Bunyi saat Jalan? Waspada Sebelum Mudik Cek Bagian Ini
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Kaki-Kaki Mobil Harus Dicek Sebelum atau Sesudah Mudik? Ini Alasannya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:15:00 WIB
Kenapa Kaki-Kaki Mobil Harus Dicek Sebelum atau Sesudah Mudik? Ini Alasannya
Pengecekan kaki-kaki mobil harus dilakukan sebelum maupun sesudah mudik Lebaran ke kampung halaman. (Foto: Kyoto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pengecekan kaki-kaki mobil harus dilakukan sebelum maupun sesudah mudik Lebaran. Langkah ini penting karena komponen seperti shockbreaker dan tie rod rentan mengalami kerusakan setelah menempuh perjalanan jauh.

Perjalanan mudik umumnya melibatkan jarak ratusan hingga ribuan kilometer dengan beragam kondisi jalan. Hal ini membuat sistem suspensi dan kaki-kaki mobil bekerja lebih keras dibandingkan penggunaan harian di dalam kota.

Founder Kyoto Indonesia, Ferry Jensen, mengatakan selama perjalanan mudik kendaraan menghadapi berbagai kondisi jalan seperti berlubang, bergelombang, kemacetan panjang, hingga perubahan kecepatan mendadak. Selain itu, beban kendaraan yang lebih berat juga turut memberi tekanan ekstra pada komponen kaki-kaki.

Dia menjelaskan kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai masalah jika ada komponen yang sudah aus atau rusak. Di antaranya mobil terasa tidak stabil, ban cepat aus tidak merata, setir bergetar, muncul bunyi dari bawah mobil, hingga kendaraan terasa limbung saat bermanuver.

"Gejala kerusakan kaki-kaki sering kali tidak terasa saat penggunaan harian di dalam kota. Namun, saat mobil digunakan untuk perjalanan jauh, masalah bisa muncul tiba-tiba dan mengganggu kenyamanan berkendara," ujar Ferry dalam keterangan persnya, Sabtu (21/3/2026).

Sebab itu, lanjut dia, pemeriksaan kaki-kaki mobil sebelum atau sesudah mudik menjadi langkah penting untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal. Salah satu teknologi yang kini digunakan bengkel profesional adalah Kyoto Shaking Machine dengan tingkat keakuratan hingga 99 persen.

"Mengecek kendaraan sebelum mudik adalah ritual wajib, namun proses bongkar-pasang kaki-kaki yang memakan waktu seringkali membuat pemilik mobil enggan ke bengkel. Namun, melalui alat Kyoto Shaking Machine kini pemilik mobil bisa melihat dan mendengar langsung titik kerusakannya secara presisi. Waktu lebih efisien, biaya lebih terukur, dan mudik jadi lebih tenang," kata Ferry.

Dia menambahkan alat tersebut bekerja dengan cara menggetarkan roda kendaraan menggunakan platform khusus untuk mensimulasikan kondisi jalan tidak rata. Teknologi ini mampu mengidentifikasi kelonggaran pada komponen suspensi dan membantu teknisi melihat pergerakan komponen secara detail.

Melalui metode ini, kerusakan kecil yang sulit dideteksi secara manual dapat terlihat lebih jelas. Beberapa komponen yang bisa diperiksa meliputi ball joint, tie rod, rack steer, bushing arm, stabilizer link, shock absorber, hingga lower arm.

"Dengan pemeriksaan yang lebih akurat, teknisi dapat memberikan diagnosis yang lebih tepat sehingga pemilik kendaraan dapat mengetahui kondisi mobil secara menyeluruh sebelum melakukan perjalanan jauh," ujarnya.

Selain kaki-kaki, dia juga mengingatkan pemilik kendaraan untuk memeriksa komponen lain sebelum mudik seperti kondisi rem, tekanan dan kondisi ban, sistem pendingin mesin, serta oli dan cairan kendaraan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut