Klaim Tak Ada Kerusakan, Tesla Tolak Petisi Recall 500.000 Unit Mobil
LOS ANGELES, iNews.id - Tesla Inc menyatakan tidak ada akselerasi tak disengaja dalam jajaran kendaraannya. Ini menanggapi petisi kepada regulator keselamatan Amerika Serikat (AS), untuk menyelidiki dan menarik kembali (recall) sekitar 500.000 unit mobil listrik Tesla atas dugaan cacat.
Sebelumnya, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) AS mengatakan, akan meninjau petisi dan merilis versi redacted dengan mengatakan kendaraan Tesla mengalami akselerasi yang tidak diinginkan (berjalan cepat sendiri) pada tingkat jauh melebihi mobil lain di jalan.
Baca: Mobil Melaju Cepat Sendiri, NHTSA Selidiki 500.000 Unit Mobil Tesla
Petisi mendesak NHTSA menarik kembali semua kendaraan Tesla, Model S, Model X dan Model 3, yang diproduksi mulai 2013. Ini mengutip laporan media tentang kecelakaan yang disebabkan akselerasi tidak disengaja dan pengaduan kepada NHTSA.
Tesla menilai petisi itu sepenuhnya salah. "Selama beberapa tahun terakhir, kami membahas dengan NHTSA sebagian besar keluhan yang dituduhkan dalam petisi. Dalam setiap kasus yang kami tinjau bersama mereka, data membuktikan kendaraan berfungsi dengan baik," ujar Tesla dalam postingan di blognya, seperti diberitakan Reuters.
Penyelidikan datang menindaklanjuti petisi sebanyal 127 keluhan konsumen yang melibatkan 123 kendaraan dari berbagai model. Insiden ini mengakibatkan 110 tabrakan dan 52 cedera.
Editor: Dani M Dahwilani