Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aletra Pamerkan L7 di GIIAS 2026, Siap Tantang Pasar LMPV Listrik untuk Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

Kuasai Pasar Energi Baru, BYD M6 EV dan M6 DM Jadi Amunisi di GIIAS 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:22:00 WIB
Kuasai Pasar Energi Baru, BYD M6 EV dan M6 DM Jadi Amunisi di GIIAS 2026
Mengandalkan BYD M6 EV rakitan lokal dan M6 DM, BYD optimistis dapat memperluas adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. (Foto: Dani/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT BYD Motor Indonesia memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkuat dominasinya di pasar kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV). Mengandalkan BYD M6 EV rakitan lokal dan BYD M6 DM, perusahaan optimistis mampu memperluas adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar strategis bagi BYD. Menurut dia, kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang menjadi alasan perusahaan menghadirkan pilihan kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) dan plug-in hybrid (Dual Mode/DM).

"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi BYD, dengan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang dan beragam di setiap daerah. Melalui strategi New Energy Vehicle yang menggabungkan Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM), kami ingin menghadirkan lebih banyak pilihan agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat beralih ke kendaraan energi baru sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Eagle Zhao dalam keterangannya, Rabu (29/7).

Kepercayaan pasar terhadap BYD juga tercermin dari kinerja penjualan sepanjang semester pertama 2026. Head of Marketing PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan mengungkapkan, BYD mencatatkan penjualan sebanyak 26.000 unit dengan pangsa pasar kendaraan listrik nasional mencapai 35 persen.

Salah satu penyumbang terbesar berasal dari BYD M6 DM yang telah mengantongi lebih dari 4.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) sejak diperkenalkan di Indonesia.

"Kepercayaan konsumen adalah kunci utama kami. Pencapaian 26.000 unit dan penguasaan 35 persen pangsa pasar di semester pertama 2026 ini membuktikan bahwa teknologi serta model yang kami hadirkan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," katanya.

Pada GIIAS 2026, BYD juga resmi meluncurkan M6 EV versi rakitan lokal atau completely knocked down (CKD) yang diproduksi di pabrik BYD di Subang, Jawa Barat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat investasi sekaligus meningkatkan kandungan lokal di Indonesia.

BYD M6 EV rakitan lokal varian Standard dipasarkan mulai Rp395 juta. Mobil listrik keluarga ini menggunakan baterai berkapasitas 58 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Model tersebut juga mendapat sejumlah penyegaran, seperti panel instrumen Full LCD 10,25 inci dan desain konsol tengah baru dengan sistem column shifter yang membuat ruang kabin lebih lega. BYD memastikan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) M6 EV rakitan Subang telah melampaui 40 persen sesuai ketentuan pemerintah.

Selain M6 EV dan M6 DM, BYD turut memamerkan sedan listrik BYD Seal dengan pilihan warna baru Lavender Gray, SUV listrik BYD Sealion 7, serta menghadirkan merek premium Denza dan Yangwang di Hall 10 ICE BSD City, Tangerang.

Melalui jajaran produk tersebut, BYD menargetkan lebih dari 4.200 SPK selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Target itu diyakini dapat dicapai dengan tingginya minat masyarakat terhadap BYD M6 EV, BYD M6 DM, dan hatchback listrik BYD Atto 1, yang juga tersedia untuk dicoba langsung melalui fasilitas test drive di area pameran.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut