LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global
JAKARTA, iNews.id – Produsen alat berat asal China, LiuGong menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan dan alat berat elektrik di kawasan Asia Pasifik. Langkah tersebut dilakukan dengan pembangunan pabrik Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH), Jawa Barat.
Proyek ini menjadi tonggak penting dalam strategi manufaktur global LiuGong. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik dan Asia Pasifik, fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi basis produksi untuk memasok pasar Amerika Utara dan Eropa.
Chairman of Guangxi LiuGong Group Co Ltd dan Guangxi LiuGong Machinery Co Ltd, Zheng Jin mengatakan, Indonesia Green Smart Industrial Park merupakan wujud komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia.

"Indonesia Green Smart Industrial Park mencerminkan komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia. Kami akan terus memperdalam kemitraan di Indonesia dan kawasan ASEAN, mendorong inovasi melalui kolaborasi yang terbuka, serta bekerja sama dengan para mitra industri untuk mendukung pembangunan industri berkelanjutan dan transformasi hijau di kawasan," ujar Zheng Jin saat peresmian pabrik Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang (KAIH), Jawa Barat, Rabu (22/7/2026).
Vice President of Guangxi LiuGong Machinery, Deng Tao menerangkan langkah tersebut merupakan ekspansi signifikan dari jejak manufaktur LiuGong di luar negeri yang saat ini telah mencakup fasilitas di India, Brasil, dan Polandia. Langkah ini juga menandai keputusan strategis menjadikan Indonesia sebagai hub bisnis alat berat elektrik perusahaan dengan nilai investasi mencapai 500 juta yuan atau sekitar Rp1,3 triliun.
Dia mengatakan Indonesia Green Smart Industrial Park tidak hanya menjadi fasilitas manufaktur, tetapi juga platform industri hijau dan cerdas yang mengintegrasikan manufaktur, riset dan pengembangan (R&D), pengembangan talenta, serta kolaborasi industri.
"LiuGong akan mendirikan Indonesia Product Application Research and Development (R&D) Center serta bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendorong transfer teknologi dan mengembangkan talenta lokal. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan dorongan baru bagi pengembangan industri alat berat Indonesia yang berkelanjutan," katanya.
President Director of LiuGong Machinery Indonesia, Levi Lin, menjelaskan Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH) akan menjadi pabrik pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk produksi alat berat elektrik.
"Proyek ini akan dibangun dalam tiga tahap, dengan fase pertama mencakup lini produksi excavator dan wheel loader elektrik berkapasitas rencana 5.000 unit per tahun, dan ditargetkan mulai beroperasi pada paruh pertama 2027," ujarnya.
Dia menambahkan fasilitas tersebut akan mengadopsi teknologi manufaktur pintar seperti Automated Guided Vehicle (AGV), Rail Guided Vehicle (RGV), dan Manufacturing Execution System (MES). Kehadiran pabrik ini juga menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang terintegrasi di kawasan KAIH, sekaligus memperkuat posisi kawasan industri tersebut dalam rantai pasok industri EV di Indonesia.
Editor: Muhammad Sukardi