Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangun Mobilitas Masa Depan, Changan Tancapkan Kuku di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Mejeng di IIMS 2026, Intip Teknologi Plug-in Hybrid pada Wuling Darion

Senin, 09 Februari 2026 - 09:51:00 WIB
Mejeng di IIMS 2026, Intip Teknologi Plug-in Hybrid pada Wuling Darion
Salah satu mobil yang melantai di IIMS 2026, Wuling Darion dibekali teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sebanyak 35 merek mobil meramaikan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Wuling Motors dengan menghadirkan MPV andalannya, Wuling Darion, yang dibekali teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Melalui kehadiran Darion PHEV, Wuling memperkenalkan teknologi elektrifikasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga praktis digunakan dalam aktivitas harian hingga perjalanan jarak jauh. Teknologi ini dirancang agar mudah dipahami dan digunakan konsumen tanpa mengubah kebiasaan berkendara secara drastis.

Apa Itu Teknologi PHEV?

Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) merupakan kendaraan yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem. Perbedaannya dengan hybrid konvensional, PHEV dibekali baterai berkapasitas besar yang dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal.

“Darion PHEV mengombinasikan motor listrik, baterai berkapasitas besar, dan mesin pembakaran dalam dalam satu sistem. Kendaraan ini memungkinkan pengoperasian dalam mode listrik pada kondisi tertentu, serta beralih secara otomatis ke sistem hybrid untuk mendukung fleksibilitas penggunaan pada berbagai skenario berkendara,” ujar Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors saat berbincang dengan media, baru-baru ini.

Dia menegaskan dengan sistem ini, pengendara bisa menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, tenaga bensin, atau kombinasi keduanya sesuai kebutuhan.

Wuling Darion PHEV mengandalkan Sistem Hybrid Ling Power yang bekerja secara otomatis memilih sumber tenaga paling efisien. Sistem ini menyesuaikan kondisi jalan, kecepatan, dan kebutuhan daya tanpa perlu campur tangan pengemudi.

Terdapat tiga mode utama, yakni Mode EV yang memungkinkan mobil melaju murni dengan tenaga listrik tanpa mesin bensin. Kemudian Hybrid Seri, di mana mesin berfungsi sebagai generator listrik untuk motor penggerak.

Terakhir Hybrida Paralel, saat mesin dan motor bekerja bersamaan untuk kebutuhan tenaga lebih besar seperti menyalip atau melaju di jalan tol. Semua perpindahan mode tersebut berlangsung halus dan otomatis, sehingga kenyamanan berkendara tetap terjaga.

Soal jarak tempuh, Darion PHEV menawarkan total jangkauan gabungan hingga lebih dari 1.000 kilometer. Untuk penggunaan listrik murni, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 125 kilometer, cukup untuk mobilitas harian di perkotaan tanpa konsumsi bensin. Melalui kombinasi tersebut, pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Komponen Utama Sistem PHEV

Darion PHEV ditopang mesin hybrid khusus 1.5 liter yang dikombinasikan dengan motor listrik berdaya 145 kW. Selain itu, terdapat motor generator, baterai LFP berkapasitas 20,5 kWh yang dapat diisi ulang secara eksternal, serta transmisi hybrid khusus untuk mendukung efisiensi sistem secara keseluruhan.

Wuling juga membekali Darion PHEV dengan pengaturan manajemen baterai yang bisa disesuaikan kebutuhan pengguna. Mode EV Max memungkinkan mobil berjalan dengan tenaga listrik hingga baterai tersisa 12 persen. Mode EV First memprioritaskan penggunaan listrik sampai 35 persen. Apabila kapasitas baterai telah menyentuh angka tersebut maka sistem secara otomatis akan merubah ke mode berkendara hybrid atau menyalakan mesin bensin untuk menjalankan mobil dan membantu untuk melakukan pengisian kembali pada baterai.

Sementara Force Power Retention memungkinkan pengisian level baterai pada kisaran tertentu, dari 35% hingga 70% sesuai dengan pengaturan yang dilakukan pengguna, untuk kebutuhan tertentu seperti memasuki area perkotaan yang ingin menggunakan EV mode. Fitur ini dapat diaktifkan dari layar headunit.

Dari sisi keamanan, Darion PHEV dilengkapi sistem manajemen baterai hybrid tingkat lanjut. Terdapat perlindungan termal cerdas dan pemantauan keselamatan berlapis yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Sistem ini diklaim mampu memberikan ketenangan bagi pemilik kendaraan dalam hal daya tahan baterai dan keandalan sistem elektrifikasi.

Diketahui, Wuling Darion hadir di Indonesia dalam dua pilihan mesin, yakni PHEV, dan model mesin listrik murni bertenaga baterai (BEV).

Berbeda dengan hybrid biasa, PHEV dapat diisi daya secara eksternal sehingga memungkinkan jarak tempuh listrik murni yang lebih panjang. Darion PHEV juga menawarkan mode EV Max dan EV First, yang membuat perjalanan harian dapat diselesaikan hanya dengan tenaga listrik sebelum sistem beralih ke mode hybrid.

Kombinasi ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin menikmati penggerak listrik untuk aktivitas sehari-hari, sekaligus tetap mengandalkan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh tanpa rasa khawatir. Melalui teknologi tersebut, Wuling Darion PHEV menjadi salah satu model menarik di segmen MPV elektrifikasi yang ditampilkan di IIMS 2026.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut