Menjajal Mobil Listrik BAIC T1 Libas Jalanan Jakarta-Bandung PP, Begini Performanya
JAKARTA, iNews.id - Mobil listrikBAIC T1 masuk pasar Indonesia dengan menyasar segmen hatchback crossover EV. Mobil bertenaga baterai ini menawarkan perpaduan desain kompak, teknologi modern, performa responsif, serta fitur keselamatan dan kenyamanan yang cukup lengkap.
Bagaimana performa, kenyamanan, dan fitur BAIC T1 saat digunakan untuk perjalanan jauh? Jurnalis iNews.id berkesempatan menjajal langsung mobil listrik ini dalam BAIC T1 EV Media Experience pada 18-19 Agustus 2026 dengan rute Jakarta-Lembang-Jakarta.
Perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk merasakan kemampuan BAIC T1 tidak hanya di jalan perkotaan, tetapi juga saat melibas jalan tol, tanjakan, jalan bergelombang, hingga kawasan perbukitan di Bandung.

Dari sisi dimensi, BAIC T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.770 mm. Mobil ini menggunakan pelek alloy 18 inci dengan ban berukuran 215/55 R18.
Saat pertama masuk ke dalam kabin, ruang untuk pengemudi dan penumpang terasa lega di kelasnya. Posisi duduk juga memberikan ruang gerak yang nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

Salah satu hal menarik adalah sistem pengoperasian kendaraan yang praktis. Pengemudi tidak perlu menekan tombol start engine. Cukup duduk di kursi, menginjak pedal rem, kemudian mobil siap digunakan.
Interior BAIC T1 menggunakan jok kulit berwarna hitam yang memberikan kesan elegan. Di bagian depan terdapat panel instrumen digital berukuran 8,8 inci dan head unit layar sentuh berukuran 15,6 inci.
Kesan lapang semakin terasa berkat panoramic glass roof dengan luas mencapai 2,34 meter persegi. Atap kaca tersebut (sunshide) membuat cahaya lebih mudah masuk ke kabin sekaligus memberikan pandangan lebih terbuka bagi penumpang.
BAIC T1 juga membawa konsep Extreme Clean Cabin dengan lapisan anti-noda nano yang diklaim aman untuk bayi. Selain itu, tersedia 32 ruang penyimpanan yang membuat kabin lebih praktis untuk menunjang kebutuhan penumpang.
Jalan Perkotaan
Ketika melintasi jalan perkotaan, dimensi BAIC T1 yang kompak mudah diajak bermanuver. Respons kemudi juga terasa ringan saat digunakan berpindah jalur maupun melewati jalan dengan lalu lintas padat.
Sistem regenerative braking turut membantu ketika pengemudi melepas pedal akselerator. Mobil akan melakukan perlambatan sekaligus memanfaatkan energi kinetik untuk membantu mengisi kembali baterai.
Masuk ke jalan tol, karakter BAIC T1 terasa semakin berbeda. Motor listrik berdaya 70 kW atau sekitar 94 hp dengan torsi 176 Nm memberikan respons instan ketika pedal akselerator diinjak.
Untuk mencapai kecepatan 140 km per jam, mobil tidak membutuhkan usaha berlebih. BAIC T1 sendiri di atas kertas memiliki kecepatan maksimum hingga 150 km per jam.
Karakter tersebut membuat perjalanan Jakarta-Bandung-Jakarta terasa nyaman. Mobil ini juga terasa ringan ketika harus melakukan akselerasi untuk berpindah jalur maupun menyalip kendaraan lain di jalan tol.
Salah satu hal yang cukup menarik selama perjalanan adalah karakter suspensi BAIC T1. Saat melewati jalan bergelombang, permukaan bumpy, hingga jalur perbukitan, bantingan suspensinya terasa cukup matang.
Kondisi serupa juga dirasakan ketika melintasi jalan tol layang MBZ yang memiliki sejumlah permukaan sambungan dan kontur jalan. BAIC T1 mampu menjaga kenyamanan penumpang tanpa terasa terlalu limbung.
Mobil ini menggunakan suspensi MacPherson Strut di bagian depan dan Torsion Beam di belakang. Untuk sistem pengereman, BAIC T1 dibekali rem cakram berventilasi di depan dan cakram solid di belakang.
Kombinasi tersebut membuat BAIC T1 terasa cukup dewasa ketika digunakan untuk perjalanan luar kota. Karakternya tidak hanya diarahkan untuk penggunaan di dalam kota, tetapi juga cukup siap diajak melakukan perjalanan antarkota.
Baterai dan Jarak Tempuh

Untuk sumber tenaga, BAIC T1 menggunakan baterai LFP berkapasitas 42,3 kWh. Berdasarkan standar CLTC, mobil ini memiliki jarak tempuh hingga 425 km.
Kemampuan tersebut membuat perjalanan Jakarta-Lembang-Jakarta terasa lebih tenang. Pengemudi tidak harus terlalu sering memikirkan lokasi pengisian daya selama kondisi baterai mencukupi dan perjalanan dilakukan dengan gaya berkendara yang efisien.
BAIC T1 juga sudah mendukung DC fast charging. Pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 25 menit, sedangkan pengisian menggunakan AC dari 0 hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar delapan jam.
Selain pengisian cepat, BAIC T1 memiliki fungsi Vehicle-to-Load (V2L) dan Vehicle-to-Vehicle (V2V). Fitur tersebut membuat baterai mobil tidak hanya digunakan untuk menggerakkan kendaraan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kelistrikan tertentu.
Bisa Parkir Sendiri

Salah satu fitur yang menarik perhatian selama pengujian adalah Intelligent Parking Assist atau Parking Assistance. Teknologi ini memungkinkan BAIC T1 melakukan proses parkir secara otomatis tanpa pengemudi harus mengendalikan setir maupun pedal secara manual.
Fitur tersebut berguna ketika pengemudi menghadapi area parkir yang sempit atau padat. Sistem dapat membantu melakukan parkir secara paralel maupun tegak lurus dengan mengambil alih kendali kemudi, akselerator, dan rem.
Pengoperasiannya juga cukup sederhana. Pengemudi hanya perlu menjalankan mobil dengan kecepatan rendah sembari mencari ruang parkir yang tersedia.
Sensor kemudian akan memindai area sekitar kendaraan untuk mencari ruang yang sesuai. Setelah menemukan tempat parkir, pengemudi cukup memilih ikon Parking Assistance pada layar head unit dan melakukan konfirmasi.
Setelah itu, sistem akan menjalankan manuver parkir secara otomatis. Ketika proses selesai, transmisi akan berpindah ke posisi P sehingga kendaraan berada dalam kondisi parkir.
Fitur tersebut juga dapat membantu ketika pengemudi ingin mengeluarkan mobil dari ruang parkir yang sempit. Dengan begitu, manuver kendaraan menjadi lebih mudah tanpa harus berkali-kali maju dan mundur.
Selain fitur parkir otomatis, BAIC T1 dibekali berbagai teknologi keselamatan aktif ADAS Level 2 dan kamera 360 derajat. Kombinasi tersebut memberikan tambahan rasa percaya diri saat digunakan dalam perjalanan.
Setelah menjajal BAIC T1 dengan rute Jakarta-Lembang-Jakarta, mobil listrik ini menawarkan karakter yang cukup menarik di kelasnya. Dimensi yang kompak membuatnya lincah di perkotaan, sementara performa motor listrik 70 kW dan torsi 176 Nm memberikan respons yang cukup untuk perjalanan di jalan tol.
BAIC T1 dijual di Indonesia Rp373 juta untuk 1.000 konusmen pertama hingga Desemer 2026. Sementara harga aslinya Rp393 juta. Di lihat dari harga dan model mobil listrik ini bersaing dengan Aion UT, BYD Dolphin, Chery Q, Lepas E4, Changan Nevo QO5, dan Geely EX2.
Editor: Dani M Dahwilani