Menjajal Mobil Plug-In Hybrid Jaecoo J7 SHS, Tak Khawatir Jauh dari SPBU atau SPKLU
JAKARTA, iNews.id – Tren kendaraan ramah lingkungan semakin berkembang di Indonesia, salah satunya melalui teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Salah satu model yang menarik perhatian adalah Jaecoo J7 SHS, SUV premium yang menawarkan performa sekaligus efisiensi bahan bakar.
Bagaimana dengan kinerja mobil ini? Jurnalis iNews.id berkempatan menjajal mobil tersebut dalam perjalanan di Ibu Kota dan melintasi berbagai daerah pada momen mudik Lebaran.
Secara tampilan, Jaecoo J7 SHS memiliki desain modern memancarkan kesan premium dan tangguh. Dimensi mobil ini cukup proporsional dengan panjang 4.500 mm, lebar 1.865 mm, dan tinggi 1.680 mm, serta jarak sumbu roda 2.672 mm yang memberikan stabilitas saat melaju pada kecepatan tinggi.
Tampilan depan terlihat tegas dengan grille garis vertikal khas SUV, dipadukan dengan lampu LED ramping yang memberi kesan futuristik. Saat digunakan melaju di tol luar kota, desain aerodinamisnya membantu menjaga kestabilan kendaraan meski melaju cepat.
Velg berukuran 19 inci dengan ban berprofil 245/45 memberikan cengkeraman kuat di berbagai permukaan jalan. Saat melintasi jalan berkelok atau kontur yang tidak rata, kombinasi roda besar dan suspensi terasa cukup solid menjaga kenyamanan di dalam kabin.
Ground clearance yang cukup tinggi khas SUV membuat mengendarai mobil ini lebih percaya diri ketika melintasi jalanan yang kurang rata, seperti jalur menuju kawasan wisata, pedesaan dan perkebunan.

Performa PHEV
Berbagai kondisi jalan mulai dari jalanan perkotaan yang padat, jalan tol, hingga wilayah pegunungan, menjadi ajang uji ketangguhan mobil ini. Untuk jantung pacu, Jaecoo J7 SHS mengendong mesin 1.5 liter turbo dipadukan dengan motor listrik melalui teknologi Super Hybrid System (SHS) dengan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga total hingga 341 hp dengan torsi mencapai 525 Nm. Ini membuat mobil terasa responsif saat akselerasi, termasuk ketika melakukan manuver menyalip kendaraan di jalan tol yang menanjak.
Dalam pengujian perjalanan luar kota, akselerasi terasa halus berkat perpaduan mesin bensin dan motor listrik yang bekerja secara adaptif sesuai kebutuhan. Pengendara dapat memilih tiga mode berkendara, yakin Eco, Normal dan Sport yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
SUV ini juga dapat berjalan dalam mode listrik murni hingga sekitar 100 kilometer berkat baterai berkapasitas 18,3 kWh.
