Mobil Dikloning Pabrikan China, Jaguar Land Rover Menang Gugatan
BEIJING, iNews.id - Perusahaan China dikenal jago mengkloning merek mobil terkenal mulai dari MINI Coopers hingga Range Rovers. Para produsen memberikan tanggapan berbeda, ada yang mengabaikannya, sementara yang lain mengambil tindakan hukum.
Jaguar Land Rover (JLR) salah satu merek yang melawan. Setelah bertempur lama dengan Landwind yang meniru Range Rover Evoque, perusahaan akhirnya memenangkan gugatan
Pengadilan Distrik Chaoyang Beijing memerintahkan perusahaan induk Landwind untuk menghentikan produksi dan penjualan serta membayar kompensasi.
Menanggapi itu, bagaimana sikap General Motors (GM). Seperti diketahui pabrikan mobil China, Songsan Motors memanfaatkan Beijing Auto Show untuk memperkenalkan mobil bergaya klasik SS Dolphin. Mobil tersebut identik dengan Corvette C1 1958.
Kevin Kelly, manajer senior komunikasi mobil dan crossover Chevrolet, mengatakan Songsan Motors tidak meminta izin perusahaan untuk meniru desain Corvette. Namun, dia melihat mereka tidak menggunakan nama atau logo merek dagangnya, dan desainnya tidak identik dengan C1.
Sulit untuk berdebat melihat kenyataan ini. Karena C1 adalah sesuatu yang indah, sedangkan SS Dolphin terlihat seperti tiruan aslinya.

Namun, mobil China tersebut 11,8 inci (300 mm) lebih panjang dari Corvette 1958 dan memiliki interior unik dengan kluster instrumen digital, serta sistem infotainment 'mengambang'.
Perbedaan lainnya, SS Dolphin memiliki powertrain plug-in hybrid yang kabarnya bersumber dari BYD. Ini terdiri atas mesin 1,5 liter turbocharged, motor listrik dan paket baterai 16 kWh yang memungkinkan mobil melakukan perjalanan 56-62 mil (90-100 km) hanya dengan tenaga listrik. Di samping itu, Dolphin dapat berlari dari 0-62 mph (100 km/jam) hanya dalam waktu 4,9 detik.
Editor: Dani M Dahwilani