Mobil Listrik Komersial China Farizon Meluncur di Indonesia, Boyong Model Van
JAKARTA, iNews.id – PT Arista Auto Elektrindo memperkenalkan kendaraan komersial listrik asal China, Farizon ke pasar Indonesia. Mobil yang diboyong adalah Farizon SV, kendaraan listrik niaga model van yang menyasar segmen transportasi penumpang dan operasional bisnis.
Jika dilihat dari segmentasinya, Farizon SV akan bersaing langsung dengan kendaraan niaga konvensional seperti Toyota Hiace Premio. Peluncuran ini sekaligus menandai kolaborasi global antara Arista Group dan Zhejiang Farizon New Energy Commercial Vehicle Group (Farizon Auto), anak perusahaan Geely Holding Group.
“Farizon hadir bukan sebagai konsep, melainkan solusi nyata yang siap digunakan pelaku usaha di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan komitmen Arista Group menghadirkan kendaraan niaga listrik yang relevan dengan kebutuhan operasional bisnis saat ini,” ujar Director PT Arista Auto Elektrindo, Christoforus Ronny Ng di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Secara spesifikasi, Farizon SV merupakan kendaraan niaga listrik yang dirancang untuk mendukung aktivitas bisnis harian secara berkelanjutan. Kendaraan ini menyasar kebutuhan transportasi penumpang seperti shuttle bus, kendaraan operasional perusahaan, hingga mobilitas komersial berkapasitas besar.
Farizon SV memiliki konfigurasi hingga 16 kursi dengan ruang kabin yang lega dan tata letak ergonomis demi menunjang kenyamanan penumpang dan pengemudi. Kendaraan ini juga dilengkapi bagasi belakang yang luas untuk menampung barang bawaan penumpang.
Keunggulan lain terletak pada desain tanpa pilar B (without B-pillar) yang memudahkan akses keluar-masuk kabin melalui pintu samping. Desain ini diklaim tetap menjaga kekuatan struktur bodi yang telah memenuhi standar keselamatan Eropa.
Dari sisi teknologi, Farizon SV dikembangkan menggunakan arsitektur GXA-M yang merupakan bagian dari Geely Global Modular Architecture. Struktur bodi memadukan material aluminium dan baja berkekuatan tinggi, sehingga mendukung standar keselamatan internasional.

Kendaraan ini dibekali hingga 30 fitur keselamatan dan sistem bantuan berkendara, mulai dari sistem pengereman, kontrol stabilitas, hingga fitur bantuan aktif yang dirancang untuk mendukung keamanan operasional intensif.
Untuk performa, Farizon SV mengandalkan motor listrik bertenaga hingga 170 kW dengan torsi puncak 336 Nm. Kombinasi tersebut memberikan respons cepat, stabilitas optimal, serta efisiensi energi untuk penggunaan harian. Kendaraan ini juga telah melalui berbagai pengujian operasional di beragam kondisi global. Di Indonesia, Farizon SV dipasarkan dengan harga Rp698 juta on the road Jakarta.
“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Farizon. SV dirancang untuk langsung digunakan dalam operasional bisnis, dengan menawarkan efisiensi, keandalan, serta nilai ekonomis jangka panjang,” ujar CEO Farizon Auto International Company, Cook Xue.
Farizon Auto Indonesia didukung jaringan distribusi dan layanan purnajual Arista Group yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di industri otomotif nasional. Dukungan tersebut diharapkan mempermudah proses kepemilikan dan memastikan kesiapan layanan kendaraan niaga listrik Farizon di Tanah Air.
Editor: Dani M Dahwilani