Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penjualan Mobil Listrik di Indonesia 2025 Tembus 103.931 Unit, Ini 10 Model Terlaris
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Listrik Terbakar, Pintu Elektronik Terkunci Makan Korban Jiwa

Rabu, 15 Oktober 2025 - 00:20:00 WIB
Mobil Listrik Terbakar, Pintu Elektronik Terkunci Makan Korban Jiwa
Publik menyoroti pintu eletronik terkunci otomotis saat mobil terbakar sehingga sulit dibuka dan gagal menyelamatkan korban (Foto: Automotive Evolution).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebuah kecelakaan tragis melibatkan mobil listrik Xiaomi SU7 Ultra di China menjadi perhatian dunia. Publik menyoroti pintu eletronik terkunci otomotis saat mobil tersebut terbakar.

Sebuah teknologi yang seharusnya mempermudah manusia itu justru menjadi momok saat kecelakaan terjadi. Dilansir dari Carnewschina, kecelakaan itu terjadi di Tianfu Avenue, di Chengdu, China, pada 13 Oktober. 

Mobil listrik tersebut terbakar hebat setelah menabrak median jalan. Rekaman saksi mata menggambarkan pemandangan mengerikan di mana beberapa pengemudi yang lewat berhenti berusaha membantu korban. Namun upaya mereka tidak berhasil.

Selanjutnya, alat pemadam kebakaran dikerahkan ke arah kursi pengemudi, tetapi api yang menyebar dengan cepat dan panas menyengat menghalangi tim penyelamat untuk mendekat.

Sejumlah orang berspekulasi pintu kendaraan terkunci, sehingga menghalangi upaya penyelamatan. Meski belum ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut. 

Berdasarkan rekaman yang tersebar, menunjukkan Xiaomi SU7 terbakar dan beberapa orang tidak dapat membuka pintu, yang semakin memicu diskusi ini. Diyakini pintu elektrik gagal berfungsi sehingga tetap terkunci saat kecelakaan.

Hingga saat ini, pihak berwenang setempat di Chengdu dan Xiaomi belum merilis pernyataan resmi terkait kecelakaan tersebut. Penyebab spesifik dan detail kejadian masih dalam penyelidikan, dan informasi lebih lanjut masih ditunggu dari sumber resmi.

Sementara pria berusia 31 tahun bernama Deng, dilaporkan tewas di tempat. Polisi menduga pengemudi di bawah pengaruh alkohol. Namun penyebab utama meninggalnya adalah gagal keluar dari mobil karena pintu tak bisa dibuka secara manual.

Kasus ini memicu kritik terhadap Xiaomi dan produsen mobil listrik lainnya yang mengusung teknologi serupa. Meski perusahaan tidak dapat disalahkan langsung atas kecelakaan, publik menyoroti minimnya sistem cadangan manual pada pintu luar mobil listrik.

Seperti diketahui, mobil dengan gagang pintu rata mulai muncul di mobil-mobil modern, terutama kendaraan listrik, setelah Tesla memperkenalkannya pada Model S pada 2012 karena tampilannya yang estetik. 

Mengikuti jejak Tesla Model S, industri otomotif pada umumnya mengadopsi gagang pintu rata bodi, konon karena efisiensi energinya. Produsen mobil juga telah mengadopsi sistem pembuka pintu elektronik, yang juga dipelopori Tesla, kali ini karena potensi penghematan biayanya.

Namun, regulator mulai khawatir dengan hal tersebut karena dapat meningkatkan risiko saat terjadi kecelakaan. Meski produsen mobil menyediakan sistem pengaman manual di bagian dalam, sistem tersebut sulit dijangkau dan dioperasikan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut