Mobil Masih Baru Ganti Oli Sendiri di Rumah, Ini yang Akan Terjadi
JAKARTA, iNews.id - Salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian serius pada mobil adalah oli atau pelumas. Cairan ini harus diganti secara berkala agar mesin kendaraan awet dan tidak cepat rusak.
Apakah boleh mengganti oli sendiri? Pakar otomotif dan Brand Ambasador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar mengatakan, penggantian oli bisa dilakukan siapa saja. Semua orang bisa mengganti oli sendiri di rumah.
Namun, yang menjadi catatan untuk mobil baru semua sudah komputerisasi. Segala informasi mengenai kondisi kendaraan dan perawatan tercatat dalam multi information display (MID). Termasuk kapan oli harus diganti.
"Untuk ganti oli sendiri, saya concern-nya jika mobil masih ada garansi kenapa tidak mëmanfaatkan ke bengkel. Memang bisa ganti sendiri, yang enggak bisa adalah me-reset MID yang menyatakan mobil ini sudah ganti oli atau belum," ujarnya, dalam MMKSI Virtual Conference, belum lama ini.
Rifat menyebutkan yang mengerti cara me-reset MID adalah mekanik di bengkel. Mereka akan memasukan data kendaraan yang telah diservis dan ganti oli. Kemudian akan di-remainding kapan Anda harus mengganti oli.
"Sinyal itu enggak bisa dikirim kalau tidak di bengkel. Walaupun kita sudah servis karena tidak tercatat di MID, maka akan muncul sinyal oli belum diganti. Pengendara pasti akan bingung oli baru diganti kok ada tanda merah minta diganti lagi," kata pereli nasional itu.
Jika terjadi demikian kenyamanan berkendara akan berkurang. Mobil pun bingung membaca informasi dan sinyal-sinyal lain dalam MID ikut terganggu.
Terkait waktu penggantian oli, Rifat menerangkan, produsen mobil telah memberikan buku panduan servis bagi pemilik kendaraan. Untuk jarak maksimal penggantian oli sekitar 10.000 km atau 6 bulan masa pakai.
"Oli bekerja dari panas ke dingin dan bila ini terus terjadi berpotensi menguap dan zat pelumasnya habis. Untuk waktu toleran pergantian oli paling aman 10 persen, atau dari batas 10.000 km maksimal 11.000 km, jika dipaksakan itu turunnya makin cepat," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani