Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada Penyakit Kencing Tikus di Musim Hujan dan Banjir, Ini Bahayanya
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Terendam Banjir, Ini Hal Penting Harus Diperhatikan agar Tidak Rusak Parah

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:19:00 WIB
Mobil Terendam Banjir, Ini Hal Penting Harus Diperhatikan agar Tidak Rusak Parah
Sebagai langkah antisipasi, berikut delapan hal penting yang perlu diperhatikan saat mobil terendam banjir. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah memicu banjir dan membuat banyak mobil terendam air. Kondisi ini kerap membuat pemilik kendaraan panik, terutama jika air sudah masuk ke area mesin.

Lalu, apa yang harus dilakukan agar mobil tidak mengalami kerusakan parah? Technical Support Auto2000, Agus Mustafa, menegaskan langkah paling penting adalah tidak menyalakan mesin setelah mobil terendam banjir.

“Saat mobil terendam banjir, yang terpenting jangan pernah menyalakan mesin. Pastikan kondisi benar-benar kering dan jika tidak bisa menangani sendiri, segera panggil montir ke rumah,” ujar Agus Mustafa, beberapa waktu.

Sebagai langkah antisipasi, berikut delapan hal penting yang perlu diperhatikan saat mobil terendam banjir.

1. Lepas Kabel Negatif Aki
Langkah pertama adalah mengamankan sistem kelistrikan dengan melepas kabel negatif aki. Air dapat menghantarkan listrik dan berpotensi menimbulkan korsleting yang merusak lampu maupun perangkat elektronik lainnya.

2. Jangan Menyalakan Mesin
Mesin mobil sangat tidak disarankan dinyalakan setelah terendam banjir. Air bisa tersedot melalui filter udara dan masuk ke ruang pembakaran, sehingga berisiko menyebabkan water hammer yang merusak mesin.

3. Gunakan Batu untuk Mengganjal Mobil
Banjir juga berdampak pada sistem pengereman. Air dapat membuat kampas rem memuai dan menempel pada cakram atau tromol. Karena itu, sebaiknya jangan menggunakan rem tangan dan ganjal roda mobil dengan batu agar tetap aman.

4. Cek Kondisi Oli dan Bahan Bakar
Oli dan bahan bakar wajib diperiksa setelah mobil terendam banjir. Untuk menghindari masalah lanjutan, disarankan mengganti oli dan menguras bahan bakar yang berpotensi tercampur air.

5. Periksa Bagian Interior
Tidak hanya mesin, bagian interior juga perlu diperiksa secara menyeluruh. Karpet, jok, pintu, hingga panel kendali harus dipastikan bersih dan kering untuk mencegah jamur serta karat.

6. Keringkan Panel Lampu
Lampu mobil memiliki arus listrik di dalamnya. Jika kemasukan air, segera lakukan pembersihan dan pengeringan agar tidak terjadi korsleting pada sistem kelistrikan.

7. Jemur Mobil
Jika cuaca cerah, menjemur mobil bisa membantu proses pengeringan. Panas matahari dinilai efektif, lebih cepat, dan minim biaya. Jika matahari tidak tersedia, alat pengering bisa menjadi alternatif, terutama pada bagian penting.

8. Periksa ECU Mobil
Mobil yang terendam banjir berisiko mengalami gangguan pada Electronic Control Unit (ECU) yang berfungsi sebagai otak kendaraan. Untuk keamanan, lakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi sebelum kembali menyalakan mesin.

Penanganan yang tepat dan tidak terburu-buru, risiko kerusakan parah pada mobil akibat banjir dapat diminimalkan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut