Model Hybrid Mengaspal, Mitsubishi Xforce Bensin Dapat Upgrade Teknologi
JAKARTA, iNews.id - Mitsubishi New Xforce bermesin bensin atau internal combustion engine (ICE) mendapat sejumlah peningkatan teknologi, mulai dari fitur kenyamanan hingga keselamatan. Pembaruan ini hadir di tengah kehadiran varian hybrid electric vehicle (HEV).
Seperti, diketahui, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memperkenalkan New Xforce, pada 16 Juli 2026. Mengusung konsep Elevated Urban SUV, Xforce terbaru hadir dalam tiga varian utama, yakni Exceed, Ultimate, dan Hybrid Electric Vehicle (HEV).
Pembaruan pada varian bermesin bensin (ICE) mencakup fitur yang menunjang kemudahan dan keamanan berkendara. Salah satu teknologi yang disematkan adalah Multi Around Monitor. Fitur ini membantu pengemudi memantau kondisi di sekitar kendaraan ketika parkir atau bermanuver di ruang terbatas, terutama di lingkungan perkotaan dengan ruang gerak yang sempit.
Dari sisi keselamatan, New Xforce ICE dibekali Active Stability and Traction Control, Hill Start Assist, serta Blind Spot Warning dengan Lane Change Assist. Fitur tersebut membantu pengemudi menjaga stabilitas kendaraan, mencegah mobil bergerak mundur saat menanjak, dan memantau area yang sulit terlihat melalui kaca spion.
Untuk jantung pacu, New Xforce ICE menggunakan mesin bensin 1.5L MIVEC yang dipadukan dengan transmisi continuously variable transmission (CVT). Kombinasi ini ditujukan untuk memberikan karakter berkendara halus dan praktis, khususnya saat menghadapi kondisi lalu lintas perkotaan yang padat.
Berbeda dengan varian hybrid, model ICE tidak menggunakan sistem penggerak elektrifikasi yang memerlukan pengelolaan baterai traksi. Pengguna tetap mengisi bahan bakar seperti mobil konvensional, sehingga pola penggunaan sehari-hari tidak banyak berubah.
Dari sisi kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan, New Xforce memiliki ground clearance 222 mm. Jarak terendah ke tanah tersebut memberikan ruang lebih besar ketika kendaraan melewati polisi tidur atau permukaan jalan yang tidak rata.
Dimensinya yang memiliki panjang sekitar 4,39 meter juga menjadi pertimbangan untuk penggunaan di perkotaan. Kombinasi dimensi tersebut dengan Multi Around Monitor membantu pengemudi ketika memasuki area parkir atau bermanuver di jalan yang relatif sempit.
Peningkatan menyentuh aspek kenyamanan. New Xforce menawarkan sejumlah fitur, antara lain Drive Mode, AC dual-zone dengan teknologi Nanoe-X, serta panoramic roof pada varian yang dilengkapi fitur tersebut.
Pada Premium Package untuk varian Ultimate dan HEV, tersedia tambahan perangkat seperti sistem audio Dynamic Sound Yamaha Premium, power tailgate, power driver seat, pengisi daya ponsel nirkabel, ambient lighting, dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS).
President Director MMKSI Atsushi Kurita menilai varian bermesin bensin masih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen.
“Kami sangat yakin model ICE kami cukup mampu untuk berjalan dengan baik. Dan juga model ICE ini bisa membuat customer puas, dan benar-benar berbeda dari produk sebelumnya,” ujar Atsushi dalam konferensi pers, belum lama ini.
Pereli nasional dan Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar menyoroti penyempurnaan yang dilakukan pada model tersebut, terutama dari sisi efisiensi dan kemudahan kepemilikan.
“Karena mobil ini sudah di-refined, sudah di-sempurnakan dari versi sebelumnya. Memang ini bukan mobil yang punya konsep tenaga, tapi punya konsep efisiensi. Kekuatan engine-nya sudah terbukti, dan availability dari spare part untuk mobil ini,” katanya.
Rifat menyebutkan meski New Xforce ICE masih mengandalkan mesin bensin konvensional, tetapi didukung teknologi yang lebih lengkap. Ini menjadi pilihan konsumen yang menginginkan SUV perkotaan di luar sistem penggerak hybrid atau EV.
Editor: Dani M Dahwilani