Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Sembarangan! Ketahui Cara Berkendara Mobil Listrik yang Aman
Advertisement . Scroll to see content

Musim Hujan, Ini 7 Hal Penting Harus Dilakukan agar Mobil Tidak Kusam dan Berkarat

Selasa, 07 Februari 2023 - 19:00:00 WIB
Musim Hujan, Ini 7 Hal Penting Harus Dilakukan agar Mobil Tidak Kusam dan Berkarat
Karat terjadi apabila pada mobil terdapat air yang mengendap dalam waktu lama. (Foto: Auto2000)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Intensitas hujan yang mulai meningkat dalam beberapa pekan terakhir menimbulkan beberapa dampak buruk bagi mobil. Jika diabaikan akan membuat bodi mobil cepat kusam dan berkarat.

Karat terjadi apabila pada mobil terdapat air yang mengendap dalam waktu lama. Hal ini dapat membuat komponen tersebut menjadi keropos dan menimbulkan risiko besar terhadap kendaraan saat dibawa beraktivitas.

“Musim hujan belum berakhir sehingga Anda wajib merawat bodi mobil supaya tidak kusam dan terhindar dari karat di workshop Body & Paint Auto2000,” kata Nur Irmansyah Tara Aftersales Business Division Head Auto2000, dalam keterangan pers, Selasa (7/2/2023).

Untuk menhindari serangan karat dan bodi kusam akibat curah hujan yang tinggi, simak tips ampuh dari Auto2000 berikut ini:

1. Lap Bodi Mobil Usai Kehujanan

Langkah awal merawat bodi mobil adalah memastikan bekas air hujan tidak kering dengan sendirinya. Meski terlihat bersih, bekas air hujan mengandung banyak kotoran dan bersifat asam.

Ketika bekas tersebut sudah mengering, maka noda kotoran akan tertinggal dan membuat cat mobil tampak kusam. Termasuk risiko memicu karat jika mengenai bodi mobil yang bagian catnya sudah terkelupas.

2. Jangan Parkir di Ruang Terbuka

Parkir di ruang terbuka akan membuat cat mobil lebih mudah pudar karena hujan dan panas yang silih berganti datang. Perubahan cuaca dari hujan ke panas dan seterusnya akan membuat cat mobil mudah rusak. Usahakan mobil parkir di ruang tertutup dalam kondisi bersih dan kering.

3. Cuci Mobil Secara Berkala

Jangan menunda mencuci mobil usai terkena hujan seharian, mengingat banyak potensi masalah kalau tidak membilas dengan air bersih. Pastikan bodi mobil kering untuk mencegah timbulnya jamur atau water spot yang sangat mengganggu. Disarankan untuk mencuci mobil setidaknya dua kali seminggu.

4. Bersihkan Kolong Mobil

Banyak komponen penting seperti sistem suspensi, kemudi, dan pengereman di kolong mobil. Kotoran akan mempercepat kerusakan komponen mekanis di mana debu menyusup ke celah atau sambungan antar parts. 

Terpenting adalah potensi tumbuhnya karat, terutama bagian bawah mobil ada yang “terluka” atau tidak terlindungi anti karat.

5. Poles Bodi Mobil

Melakukan poles dapat mengangkat kotoran yang menempel di bodi mobil dan membuatnya berkilau kembali. Selain itu, di tahap akhir pemolesan dilakukan waxing untuk memberikan perlindungan tambahan pada permukaan cat. Ini dapat menahan paparan sinar matahari dan air hujan yang membuat cat kusam dan memicu karat.

6. Cek Karat di Bengkel

Karat merupakan bahaya laten yang sangat mengganggu karena akan membuat struktur sasis dan bodi mobil menjadi rapuh. Walaupun sudah ada lapisan anti karat, sebaiknya dilakukan pelapisan ulang anti karat setiap 2 tahun sekali.

7. Perbaiki Bodi Mobil yang Baret

Diperburuk oleh air hujan yang menempel, karat bisa tumbuh pada bodi atau sasis mobil yang luka seperti baret atau penyok. Pemilik kendaraan bisa melakukan perbaikan bodi mobil di bengkel body and paints.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut