Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Pabrik Tutup Sehari, Toyota Rugi Rp5,4 Triliun

Jumat, 01 September 2023 - 13:28:00 WIB
Pabrik Tutup Sehari, Toyota Rugi Rp5,4 Triliun
Toyota langsung mengalami kerugian triliunan rupiah hanya karena pabriknya tutup satu hari. (Foto: Carscoops).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Toyota baru-baru ini bikin heboh dunia otomotif karena menghentikan produksi mobilnya secara tiba-tiba di pabrik mereka selama sehari. Total sebanyak 14 pabrik Toyota yang ada di Jepang tidak bekerja sama sekali seharian.

Penghentian aktivitas pabrik diduga terjadi karena masalah komputer. Pembaruan sistem di komputer pabrik dilaporkan tidak berjalan dengan sempurna dan membuat seluruh sistem kerja terpaksa dihentikan.

Dikutip dari Reuters, Jumat (1/9/2023), produksi Toyota di Jepang merupakan sepertiga dari produksi global, yakni rata-rata sekitar 13.500 kendaraan per hari pada semester I/2023. Jumlah tersebut tidak termasuk kendaraan dari grup pembuat mobil Daihatsu dan Hino.

Lalu, berdasarkan laporan keuangannya, harga rata-rata penjualan kendaraan globalnya dalam kuartal terakhir setara dengan 26.384 dolar AS.

"Jika menggunakan angka tersebut sebagai proksi, maka pendapatan dari produksi selama satu hari penuh di 14 pabriknya setara dengan 356 juta dolar AS, atau sekitar Rp5,4 triliun," sebut Reuters.

Saat ini seluruh pabrik yang ditutup sementara itu sudah beroperasi kembali. Carscoops mengatakan peristiwa tersebut justru mencoreng nama baik Toyota yang dikenal memiliki sistem produksi mobil terbaik di dunia.

"Toyota sering kali dianggap berjasa mengembangkan sistem produksi Just-In-Time (JIT), yang merupakan komponen penting dari Toyota Production System (TPS) atau Lean Manufacturing," tulis Carscoops.

Sayangnya masalah sepele seperti pembaruan sistem komputer justru berhasil membuat Toyota kelabakan dan menghentikan aktivitas produksi. Hilangnya produksi satu hari justru langsung membuat Toyota mengalami kerugian besar.

Selain itu menurut Carscoops peristiwa itu juga membuat pemimpin baru Toyota, Koji Sato dipertanyakan kemampuannya. Apalagi saat memegang jabatan orang nomor satu di Toyota sejak April 2023 lalu, Toyota terus mengalami masalah.

Beberapa masalah di antaranya adalah manipulasi uji tabrak yang dilakukan salah satu anggota grup mereka, Daihatsu,  serta bocornya data 2 juta pemilik telah terekspos karena kesalahan konfigurasi server cloud.

Masalah demi masalah itu  justru terjadi pada momen yang tidak tepat dimana Toyota sudah berencana untuk meningkatkan produksi.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut