Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada Kecelakaan Truk dan Bus di Gatsu Jaksel, Lalin arah Semanggi Padat
Advertisement . Scroll to see content

Pengemudi Terlalu Lambat Penyebab Utama Kecelakaan di Inggris

Senin, 23 Desember 2019 - 21:45:00 WIB
Pengemudi Terlalu Lambat Penyebab Utama Kecelakaan di Inggris
Di Inggris mengemudi kendaraan di bawah batas kecepatan rata-rata didenda 100 pounds (131 dolar AS) dan tiga poin penalti lisensi (SIM) mereka. (Foto: Carscoops)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Data kecelakaan di Inggris mengungkapkan, jumlah orang tewas atau terluka akibat pengemudi melajukan kendaraan lambat meningkat. Kok bisa?

Dilansir dari Carscoops, Senin (23/12/2019), Departemen Transportasi Inggris mencatat, total 26 orang terluka parah, dua tewas, dan 132 luka ringan dalam data kecelakaan tahun lalu. Di mana pengemudi lambat berkontribusi besar terhadap kecelakaan tersebut.

Mengemudiken kendaraan di bawah batas kecepatan yang dipasang rambu kerap memicu kemacetan, kemarahan, dan mengganggu kendaraan lain. Di Inggris, mereka yang mengemudi di bawah batas kecepatan didenda 100 pounds (131 dolar AS) dan tiga poin penalti pada lisensi (SIM) mereka.

Di beberapa negara, ada batas kecepatan minimum yang dipasang di samping tanda batas kecepatan normal. Sementara di beberapa negara lain, tanda tersebut tidak ada.

"Saya sama sekali tidak terkejut dengan statistik yang mengkhawatirkan ini. Mengemudi terlalu lambat pada dasarnya egois dan benar-benar bodoh, dan merupakan resep bencana," ujar Hugh Bladon, anggota pendiri Aliansi Pengemudi Inggris.

"Saya telah menganjurkan sejak lama mengemudi terlalu lambat menyebabkan frustrasi bagi orang lain dan dapat menyebabkan mereka mencoba manuver menyalip, yang merupakan tindakan paling berbahaya yang dapat Anda lakukan di jalan," katanya.

Bladon menyebutkan batas kecepatan rendah menyebabkan masalah, seperti orang yang bepergian lambat karena mereka menarik barang seperti karavan. Tetapi ada juga orang-orang yang tidak terlalu percaya diri di jalan dan mereka mengemudi perlahan karena gugup," ujar Bladon.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut