Sering Ganti-Ganti Merek Oli Amankah? Perhatikan Ini

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 29 Maret 2018 - 06:37 WIB
Sering Ganti-Ganti Merek Oli Amankah? Perhatikan Ini

Sering ganti-ganti produk pelumas, ingat setiap produk memiliki formulasi dan senyawa yang berbeda-beda. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

BOGOR, iNews.id - Beragam produk oli atau pelumas di pasaran membuat konsumen memiliki banyak pilihan. Tak heran, banyak pemilik kendaraan kerap berganti-ganti pelumas. Pertanyaannya, amankah hal ini untuk mesin kendaraan?

"Sebetulnya bukan karena mengganti merek oli yang dipakai, tapi cara penggantiannya yang benar atau salah," ujar Tehnical Spesialis PT Pertamina Lubricant, Agung Prabowo di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, setiap produk oli memiliki formulasi dan senyawa yang berbeda-beda. "Di sinilah sumber awal masalah pada mesin kendaraan. Secara teknis apabila senyawa yang berbeda bersatu, maka dapat menimbulkan pengendapan bagi senyawa lain," ujar Agung.

Dia menerangkan, cara yang benar jika ingin mengganti oli lama dengan merek lain, sebaiknya melakukan flashing atau menguras mesin terlebih dahulu. Hal ini untuk membersihkan mesin dari sisa-sisa pelumas lama.

"Saat menguras, pasti oli sebelumnya tersisa di bagian-bagian mesin. Sehingga mengakibatkan adanya endapan karena tidak tercampur dengan oli yang baru," kata Agung.

Selain menguras, jangan lupa saat mengganti oli dengan merek berbeda filternya harus diganti. Karena filter menyimpan sisa pelumas walaupun dalam skala sangat kecil.

"Walaupun hanya tersisa 1 cc, itu bisa sangat mempengaruhi oli baru yang masuk ke dalam mesin. Sisa sedikit lalu tercampur dengan oli yang baru maka akan mempengaruhi kinerja dari oli fresh. Karena kita tidak mengetahui tingkat kebersihan oli sisa tersebut," tandas Agung.

Editor : Dani Dahwilani