Shockbreaker Mobil Cepat Rusak di Musim Hujan, Ini yang Harus Diperhatikan

Riyandy Aristyo · Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:30:00 WIB
Shockbreaker Mobil Cepat Rusak di Musim Hujan, Ini yang Harus Diperhatikan
Air hujan yang berasal dari cipratan jalan dan menempel pada shockbreaker bisa menumpuk menjadi kotoran. (Foto: Cartreatments)

JAKARTA, iNews.id - Sebagian besar wilayah di Indonesia saat ini tengah memasuki musim hujan. Bagi pemilik kendaraan ada sejumlah komponen mobil wajib diperhatikan.

Salah satunya yang sangat berpengaruh pada kenyamanan kendaraan adalah Shockbreaker. Komponen ini memiliki peran meredam ayunan per agar mobil tetap stabil selama berkendara.

Beredar mitos saat musim hujan memiliki kaitan dengan usia shockbreaker. Apakah benar?

Kepala mekanik bengkel kaki-kaki Per Jaya Motor, Zulfikar Arif menjelaskan, air hujan yang berasal dari cipratan jalan dan menempel pada shockbreaker bisa menumpuk menjadi kotoran.

"Air di jalan bekas hujan akan melekat pada shockbreaker saat mobil dikendarai. Ayunan shockbreker sepanjang mobil dipakai, membuat kotoran lama-lama menumpuk di celah sil karet," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Selasa (20/10/2020).

Arif menambahkan, selain membuat sil karet cepat getas, air yang bercampur kotoran pada shockbreaker lama kelamaan bisa membuat material logam cepat berkarat.

"Campuran air dan kotoran juga bikin cepat karat di material logam dan karet boot cepat getas," katanya.

Arif pun menyarankan, setelah mobil selesai dikendarai sebaiknya segera dibilas air bersih, atau bila perlu dicuci bersih.

"Pastikan mobil selalu bersih tidak hanya di bagian bodi, tetapi juga kaki-kaki mobil agar komponen kendaraan awet dan terbebas dari kotoran," katanya.

Editor : Dani Dahwilani