Sopir Bus Tiba-Tiba Matikan Lampu saat Akan Menyalip, Jangan Panik Ini Artinya
JAKARTA, iNews.id - Tidak banyak yang tahu sopir bus punya kode saat mengendarai mobil. Salah satu yang sering digunakan adalah kode mematikan lampu depan selama beberapa detik.
Bagi yang belum tahu jangan kaget. Kode ini digunakan untuk memberi jalan kepada mobil yang ada di depan. Biasanya kode digunakan saat sedang melintas di jalan tol yang memang memiliki banyak lajur jalan.
Sebagai ilustrasi, misalnya ada sebuah bus yang melaju di lajur paling kanan kemudian di lajur tengah ada mobil lain yang menyalakan sein kanan untuk masuk ke lajur bus untuk menyalip mobil yang ada di depannya.
Bus akan mematikan lampu depannya selama beberapa detik untuk memberikan isyarat "silakan menyalip", sehingga mobil yang sudah menyalakan sein kanan bisa bebas masuk ke jalur bus tanpa khawatir disundul.
Tapi perlu diingat kode matikan lampu depan pada bus ini juga memiliki arti lain pada situasi tertentu. Misalnya, pada saat bus melaju di jalan hanya dua jalur ketika lampu depan dimatikan, itu artinya bus mengalami rem blong.
Mobil yang ada di depan bus dari arah berlawanan diharapkan menepi dan memberikan jalan kepada bus sambil menyalakan lampu hazard. Jangan gunakan lampu dim karena ini malah akan membuat sopir bus silau.
Itulah arti kode matikan lampu depan pada bus. Sebenarnya ini bukanlah satu-satunya kode tapi masih banyak lagi kode para sopir bus. Kode yang paling saring digunakan lampu sein.
Sein kiri menandakan kondisi jalan di depan padat dan tidak memungkinkan untuk menyalip. Sementara sein kanan kondisi jalan di depan bus aman dan bisa menyalip atau ikut menyalip ketika bus sedang menyalip.
Sein kanan lalu kiri menandakan kendaraan di belakangnya tidak bisa ikut menyalip karena kendaraan di depan dari lawan arah sangat dekat. Berada di jalur lawan arah atau di tengah dengan sein kiri menandakan bus di depan memastikan kendaraan di belakang dalam kondisi aman.
Untuk yang aktif berkendara terutama di jalur yang sering dilalui bus, kode-kode ini patut diketahui karena berguna untuk menjaga keselamatan bersama.
Editor: Dani M Dahwilani