Stellantis Resmi Bawa Leapmotor ke Indonesia, Mobil Listriknya Dijual Mulai Rp449 Juta!
JAKARTA, iNews.id – Stellantis resmi memperluas portofolio bisnisnya di Indonesia dengan menghadirkan merek kendaraan listrik asal China, Leapmotor, pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya investasi jangka panjang perusahaan di Tanah Air melalui produksi lokal yang dilakukan bersama Grup Indomobil.
Kehadiran Leapmotor melengkapi jajaran merek Stellantis di Indonesia setelah sebelumnya menghadirkan Citroën dan Jeep. Tak hanya membawa produk baru, Stellantis juga memastikan seluruh model Leapmotor yang dipasarkan di Indonesia akan dirakit secara lokal di fasilitas PT National Assemblers.
Managing Director Stellantis ASEAN, Isaac Yeo, mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki peran penting dalam strategi ekspansi perusahaan di Asia Tenggara.
"Indonesia merupakan salah satu pasar paling strategis bagi Stellantis di Asia Tenggara. Bersama PT Indomobil National Distributor, kami tidak hanya meluncurkan Leapmotor, tetapi juga memulai investasi jangka panjang melalui produksi lokal di Indonesia. Ini merupakan bukti komitmen kami untuk tumbuh bersama Indonesia," ujar Isaac saat peluncuran Leapmotor di GIIAS 2026, Rabu (30/7/2026).
Menurutnya, Leapmotor tidak hanya hadir sebagai merek baru, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi industri kendaraan listrik di Indonesia dalam jangka panjang.
Sebagai langkah awal, Leapmotor memperkenalkan dua kendaraan listrik berbasis baterai, yakni Leapmotor B10 dan Leapmotor C10. Keduanya menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan teknologi modern, fitur keselamatan lengkap, serta kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.
Leapmotor B10 dipasarkan dengan harga Rp499 juta, sedangkan Leapmotor C10 dibanderol Rp618 juta on the road (OTR) Jakarta.

Khusus selama penyelenggaraan GIIAS 2026, Stellantis memberikan harga perkenalan bagi 500 konsumen pertama. Leapmotor B10 ditawarkan seharga Rp449 juta, sementara Leapmotor C10 dapat dibeli dengan harga Rp598 juta OTR Jakarta.
Dari dua model tersebut, Leapmotor C10 diposisikan sebagai SUV keluarga global yang mengutamakan kenyamanan kabin, ruang yang lapang, serta teknologi berorientasi pada pengalaman pengguna.

Mobil ini telah dibekali fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2, standar keselamatan Euro NCAP bintang lima, serta penyempurnaan karakter pengendalian melalui proses pengembangan bersama tim engineering Stellantis di Balocco, Italia.
Berbeda dengan sejumlah merek baru yang masih mengandalkan impor, Stellantis memilih memulai perjalanan Leapmotor di Indonesia dengan produksi lokal.
Langkah tersebut dinilai dapat mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, hingga pengembangan rantai pasok komponen otomotif dalam negeri.
CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, mengatakan pengalaman panjang Indomobil di industri otomotif menjadi modal penting dalam membangun jaringan penjualan dan layanan purnajual Leapmotor di Indonesia.
"Sebagai mitra Stellantis di Indonesia, kami bangga dapat dipercaya untuk menghadirkan Leapmotor kepada konsumen Indonesia. Didukung pengalaman panjang Indomobil di industri otomotif, jaringan distribusi nasional, serta dimulainya produksi lokal di fasilitas PT National Assemblers, kami optimistis Leapmotor akan berkembang bersama pasar Indonesia," katanya.
Seiring peluncuran Leapmotor, Stellantis juga memperluas konsep Brand House, yakni jaringan dealer yang menggabungkan tiga merek global, Citroën, Jeep, dan Leapmotor, dalam satu ekosistem.
Melalui konsep tersebut, konsumen dapat memilih berbagai jenis kendaraan sesuai kebutuhan dalam satu jaringan layanan yang terintegrasi.
Hingga akhir 2026, Stellantis menargetkan memiliki 52 outlet Brand House di berbagai wilayah Indonesia.
Di pasar global, Leapmotor menjadi salah satu produsen kendaraan listrik dengan pertumbuhan tercepat. Pada 2025 perusahaan mencatat penjualan global sebanyak 596.555 unit, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif itu berlanjut pada semester pertama 2026 dengan pengiriman 356.487 unit, termasuk rekor penjualan bulanan sebanyak 93.376 unit pada Juni 2026.
Dengan masuknya Leapmotor ke Indonesia, persaingan kendaraan listrik di segmen menengah diperkirakan akan semakin ramai. Apalagi, Stellantis tidak hanya menawarkan produk baru, tetapi juga membawa strategi investasi jangka panjang melalui produksi lokal dan pengembangan jaringan distribusi di pasar otomotif nasional.
Editor: Muhammad Sukardi