Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menguji Batas Irit Veloz Hybrid, Begini Perjalanan dengan Deretan Mobil xEV Toyota di Lombok
Advertisement . Scroll to see content

Sulit Saingi Merek Jerman, Bos Toyota Ungkap Lexus Terlalu Kaku

Selasa, 26 Mei 2020 - 21:15:00 WIB
Sulit Saingi Merek Jerman, Bos Toyota Ungkap Lexus Terlalu Kaku
Lexus membuat mobil model baru atau penyegaran membutuhkan waktu lebih lama ketimbang mobil Jerman. (Foto: Carbuzz)
Advertisement . Scroll to see content

OTTAWA, iNews.id - Persaingan industri mobil mewah di Amerika Serikat (AS) menarik perhatian banyak merek. Tak terkecuali mobil mewah Jepang, Lexus. Mereka masih belum bisa menyamai atau mendekati merek-merek mobil Jerman.

Dilansir dari Carbuzz, Selasa (26/5/2020), Chief Executive Officer (CEO) baru Toyota Motor Amerika Utara, Ted Ogawa mengatakan, Lexus memiliki sedikit kendala dalam urusan membuat produk.

"Mereka (Lexus) membuat mobil model baru atau penyegaran membutuhkan waktu lebih lama ketimbang mobil Jerman. Kalau bagi Toyota, ini bukan masalah karena pasar kami sudah jelas," ujar Ted Ogawa.

Seperti diketahui, pasar mobil mewah di Amerika Serikat dalam situasi kurang baik. Banyak merek mengandalkan strategi diskon besar-besaran dan meluncurkan produk baru dalam waktu cepat.

"Di sini diperlukan irama yang cepat agar Lexus bisa bersaing dengan kompetitor, khususnya dari Jerman. Produk dan irama adalah yang utama. Setelah itu baru daya saing biaya," ujarnya.

Ogawa menambahkan, beragam insentif dari pabrikan mobil Jerman cukup agresif dilakukan. Sementara Lexus, masih perlu mengubah pasar mobil mewah, dan ini sulit dilakukan.

"Saya bisa jamin, Lexus bisa meningkatkan produk dan irama jika itu ada di tangan saya. Masalahnya, saya tidak bisa mengendalikan," katanya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut