Taklukkan Rally Dakar 2026, Julian Johan Wujudkan Mimpi Masa Kecil
JAKARTA, iNews.id – Pereli Indonesia Julian Johan atau yang akrab disapa Jeje sukses mewujudkan mimpi masa kecilnya dengan menaklukkan Rally Dakar 2026, salah satu kejuaraan rally paling ekstrem dan prestisius di dunia. Menghadapi lintasan sepanjang sekitar 8.000 kilometer selama 14 hari, Jeje tampil kompetitif di tengah persaingan ratusan pembalap dari berbagai negara.
Sebagai ajang rally paling menantang, Dakar Rally 2026 mempertemukan 433 kendaraan dari 69 negara dengan karakter lintasan ekstrem yang menguji kecepatan, ketahanan fisik, serta ketepatan strategi tim. Medan yang dilalui tak hanya menuntut kemampuan mengemudi, tetapi juga kesiapan mental dan teknis kendaraan dalam kondisi paling berat.
Mengandalkan Toyota Land Cruiser 100, Jeje harus beradaptasi dengan berbagai karakter khas Dakar, mulai dari gurun pasir terbuka, bebatuan tajam, hingga perubahan kontur ekstrem. Pada edisi 2026, lintasan melintasi wilayah Al Ula, Riyadh, hingga Wadi Ad Dawasir, area yang menuntut presisi tinggi, konsistensi, serta daya tahan kendaraan dalam kondisi cuaca ekstrem.
Di tengah persaingan ketat tersebut, Jeje mampu menunjukkan performa impresif. Dia berhasil finis di peringkat kelima secara overall, meraih posisi ketiga di kelas, serta keluar sebagai juara pertama di Iconic Class. Capaian ini menjadi bukti daya saing pembalap Indonesia di ajang rally kelas dunia.
Jeje bersyukur bisa finis di Rally Dakar 2026, sebuah kejuaraan yang menjadi mimpinya sejak kecil. Ini dia wujudkan dengan komitmen dan kerja keras meraih mimpi.
“Terasa kayak kemarin baru saja mimpi, melihat di TV, melihat di majalah, pengen rasanya suatu hari ada di sini. Yang ternyata dengan tekad dan keseriusan mencoba mencari jalan yang akhirnya bisa berada di sini. Itu semua terbayarkan sih, di hari ini, di bulan ini, jadi terima kasih sekali lagi semuanya. Semoga bisa menjadi inspirasi, bisa menjadi energi hal positif untuk kita di Indonesia untuk pembalap, untuk olahraga otomotif yang lainnya,” ujar Jeje di akun Instagram pribadinya.
Pembalap kelahiran Jakara, 1 Agustus 1986 ini menegaskan, hasil tersebut merupakan buah dari tekad dan keseriusan dalam menjalani setiap proses.

“Alhamdulillah, dengan niat yang kuat dan kesungguhan untuk terus berusaha mencari jalan, akhirnya hari ini bisa terwujud. Terima kasih atas setiap proses dan kesempatan yang ada. Semoga pencapaian ini bisa menjadi inspirasi dan energi positif, khususnya bagi dunia balap dan otomotif Indonesia,” ujarnya.
Di balik pencapaian tersebut, dukungan kuat datang dari berbagai pihak. Salah satunya Belkote Paint. Belkote memandang Jeje bukan sekadar pembalap, melainkan representasi karakter pejuang yang sejalan dengan DNA-nya. Konsistensi, kredibilitas, serta keberanian Jeje menghadapi tantangan ekstrem seperti Rally Dakar 2026 dinilai selaras dengan nilai Belkote sebagai brand cat otomotif.
“Tahun ini merupakan tahun kelima kerja sama ini berlangsung. Kesamaan visi antara Belkote dan Jeje terletak pada konsistensi dan keberanian membawa nama Indonesia ke level internasional,” ujar Presiden Direktur PT Bintang Chemical Indonesia, Eric Indra Kurniawan dalam keterangan persnya dilasnir Senin (19/1/2025).
“Untuk mobil-mobil Jeje yang digunakan di Indonesia, hampir seluruhnya menggunakan Belkote, mulai dari basecoat hingga clear coat. Namun untuk ajang Dakar Rally 2026, dukungan kami difokuskan pada support dan kemitraan jangka panjang,” kata Eric.
Seiring kolaborasi tersebut, Jeje memandang perjalanan di dunia rally sebagai proses yang terus berkembang. Pengalaman di Dakar membuka ruang baginya untuk terus berkreasi dan mengeksplorasi berbagai proyek kendaraan ke depan.
Berbicara soal tantangan lintasan Dakar, Jeje mengakui medan gurun pasir dengan kondisi sulit ditebak serta suhu ekstrem menjadi pelajaran penting untuk evaluasi ke depan. Meski belum memasang target khusus untuk Dakar 2027, Jeje membuka peluang kembali berlaga dengan ambisi menembus tiga besar klasemen overall.
Editor: Dani M Dahwilani