Tips Melewati Banjir bagi Pengendara Mobil Matik, Ketinggian Air Jangan Melebihi Setengah Roda
JAKARTA, iNews.id - Sejumlah wilayah di Indonesia akhir-akhir ini diguyur hujan deras sehingga menyebabkan banjir. Banyak pengendara terpaksa melewati genangan air atau menerobos banjir.
Pengemudi harus tetap memperhatikan beberapa hal saat berkendara. Bagaimana dengan mobil bertransmisi matik alias otomatis saat terjebak banjir?
Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi membagikan tips, sebagai berikut:
1. Perhatikan ketinggian air
Pastikan ketinggian genangan air tidak lebih dari setengah roda. Jangan memaksakan diri melewati jalan jika genangan tinggi.
Jika saluran masuk udara (air inlet) sampai terendam, berisiko terjadi water hammer (air masuk ke ruang pembakaran). Ini dapat menyebabkan mesin mobil menjadi rusak.
2. Gunakan transmisi paling rendah (1 atau L)
Ini bertujuan agar kecepatan mobil tetap stabil dan putaran mesin lebih bertahan. Selain itu, gas buang yang dikeluarkan dari knalpot bisa membuat tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin.
3. Melaju secara perlahan dan konstan
Demi mengantisipasi terjadi hal-hal yang membahayakan, seperti adanya lubang besar di jalan, sebaiknya mengemudikan mobil perlahan dan konstan.
4. Keringkan rem
Cukup berkendara dengan kecepatan lambat sekitar 5 km/jam. Kemudian injak rem mobil berkali kali secara perlahan. Tujuannya untuk memastikan mobil dalam kondisi baik dan kampas rem kering.
5. Matikan mesin bila mogok
Bila genangan air tinggi hingga melewati setengah roda mobil dan membuat mesin mati atau mogok, pengemudi jangan mencoba menghidupkan kembali mesin. Ini dapat menyebabkan kerusakan parah pada bagian mesin mobil. Segera hubungi bengkel resmi terdekat agar ditangani segera.
Editor: Dani M Dahwilani