Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Toyota Luncurkan 2 Mobil Listrik Produksi Lokal New bZ4X dan Urban Cruiser di GJAW 2025, Harga Rp700 Jutaan
Advertisement . Scroll to see content

Toyota Cetak 3 Juta Ekspor Mobil dari Indonesia ke Lebih 100 Negara, Pemerintah Beri Apresiasi

Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:52:00 WIB
Toyota Cetak 3 Juta Ekspor Mobil dari Indonesia ke Lebih 100 Negara, Pemerintah Beri Apresiasi
Pemerintah mengapresiasi langkah Toyota yang mengekspor ke 3 juta unit ke lebih dari 100 negara di dunia. (Foto: iNews id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Toyota membukukan 3 juta ekspor mobil dari Indonesia ke lebih 100 negara di dunia. Ini menjadi tonggak sejarah baru mobil buatan anak bangsa diterima di pasar global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah mengapresiasi langkah Toyota yang mengekspor ke 3 juta unit. Ini dimulai dari ekspor ke Brunei pada 1987.

"Kami mengapresiasi dengan capaian Toyota yang telah memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Kondisi ekonomi Indonesia saat ini stabil, kami menjamin investasi Toyota hingga 50 tahun ke depan," ujarnya saat peresmian 3 Juta Ekspor Bagi Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025).

Presiden Toyota Motor Corporation Koji Sato mengemukakan pencapaian tiga juta unit kendaraan ini menjadi pengingat akan kemampuan Indonesia yang mumpuni, menunjukkan kualitas atas apa yang telah diproduksi di sini. "Kami menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pelanggan setia di Indonesia yang telah mendukung produk Toyota Group," katanya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas dukungan yang telah diberikan, dan kepada mitra serta semua pemangku kepentingan atas upaya dan dedikasinya selama lebih dari lima dekade. 

"Ke depan, kami akan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat Research and Development (R&D) dan ekspor untuk Global South. Bersama para mitra, kami terus berupaya untuk menciptakan kendaraan yang semakin berkualitas, untuk masyarakat Indonesia, dan kemajuan bangsa yang hebat ini,” ujar Koji Sato.

Perjalanan Toyota bersama industri otomotif nasional dimulai sejak awal 1970-an melalui impor kendaraan utuh. Seiring berjalannya waktu, berkembang menjadi perakitan lokal, kemudian meningkatkan kinerjanya dengan melakukan produksi secara menyeluruh, mulai dari mesin, komponen dan kendaraan utuh. 

Dalam menopang keberlangsungan produksi, pendalaman rantai pasok dalam negeri juga diperkuat hingga mampu menembus pasar ekspor dan dipercaya sebagai basis produksi dan ekspor otomotif global, khususnya untuk kendaraan kecil dan kendaraan dengan tiga baris kursi. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Toyota Indonesia juga telah memasuki era elektrifikasi, dengan memproduksi dan ekspor beberapa model Hybrid Electrified Vehicles (HEVs).

Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto menerangkan sebagai industri padat karya, Toyota Indonesia secara aktif berkontribusi untuk memperkuat ekosistem industri otomotif Indonesia, melalui kerjasama dengan lebih dari 240 pemasok lokal Tier-1 dan lebih dari 520 pemasok lokal Tier-2 dan Tier-3. Sinergi ini bukan hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian industri dalam negeri, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM), sebagai bagian penting dari rantai pasok nasional. Hasil dari kolaborasi ini terlihat nyata pada kandungan lokal produk Toyota Indonesia yang kini mencapai hingga lebih dari 80 persen. 

Di Indonesia, investasi Toyota Group yang mencapai Rp100 triliun, turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Investasi ini, bersama dengan jaringan pemasok lokal dan dealer yang melibatkan lebih dari 360.000 tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari produksi, rantai pasok, distribusi, hingga layanan purna jual. Kolaborasi tidak hanya membangun kemandirian industri namun menjadi pilar penting yang memperkuat pondasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. 

Industri otomotif juga berperan penting dalam penerimaan pajak, tidak hanya melalui Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang dikenakan secara nasional, tetapi juga melalui Pajak Daerah seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), yang menurut Kementerian Dalam Negeri menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berpengaruh terhadap fiskal daerah.

“Berkat kekuatan industri manufaktur dan komitmen terhadap kualitas, Toyota Indonesia telah memproduksi 10 juta unit dan mengekspor 3 juta unit kendaraan, membuktikan bahwa talenta Indonesia siap bersaing di pasar global melalui produk-produk berkelas dunia,” ujar Nandi

Diketahui, sebagai bagian dari pertumbuhan industri otomotif nasional, Toyota Indonesia telah melalui perjalanan panjang dalam mendukung pengembangan ekspor produk karya anak bangsa. Diawali dengan pengapalan perdana Kijang generasi ketiga ke Brunei Darussalam pada tahun 1987, pasar ekspor terus dikembangkan.

Pada 2004 Indonesia dipercaya menjadi basis produksi dan ekspor Kijang Innova sebagai bagian dari global model series yaitu Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV). Jumlah negara tujuan dan volume ekspor semakin berkembang secara signifikan, hingga pada tahun 2018 mencapa akumulasi 1 juta unit dan pada tahun 2022 mencapai akumulasi 2 juta unit ekpor kendaraan utuh. 

Produk-produk yang populer di kalangan masyarakat Indonesia juga menunjukkan kinerja ekspor yang kuat. Seperti Avanza berhasil menembus pasar global dengan volume lebih dari 40.000 unit per tahun, sementara kendaraan ramah lingkungan berbiaya terjangkau yang dikenal dengan sebutan Low Cost Green Car (LCGC) seperti Agya mencatat ekspor lebih dari 30.000 unit per tahun. Model kendaraan elektrifikasi seperti Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV telah diekspor ke berbagai negara dengan total volume gabungan melampaui 39.000 unit. 

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut