UD Trucks Luncurkan Quester Model 2026 di GIIAS, Bisa Minum B50
JAKARTA, iNews.id - UD Trucks meluncurkan Quester Model Year 2026 pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Truk medium dan heavy duty ini hadir dengan sejumlah pembaruan untuk menjawab kebutuhan industri logistik yang menuntut efisiensi, keselamatan, dan produktivitas tinggi.
Sejak diperkenalkan secara global pada 2013, Quester telah digunakan di berbagai sektor industri, mulai dari logistik, distribusi, konstruksi hingga pertambangan. Pada model terbaru ini, UD Trucks memberikan sejumlah peningkatan yang diklaim mampu membantu menekan total biaya sekaligus meningkatkan waktu operasional kendaraan.
Presiden Direktur UD Trucks Indonesia, Johan Kleinsteuber mengatakan, Quester Model Year 2026 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi transportasi yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan pelanggan.
“Quester Model Year 2026 merupakan wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi transportasi yang berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan. Berbagai penyempurnaan yang kami hadirkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keselamatan, tetapi juga memberikan nilai investasi jangka panjang melalui produktivitas yang lebih tinggi dan total biaya operasional yang lebih rendah. Kami ingin Quester terus menjadi mitra bisnis yang dapat diandalkan pelanggan di berbagai sektor industri,” katanya.
Quester Model Year 2026 mendapatkan sejumlah pembaruan teknologi, termasuk pilihan transmisi otomatis ESCOT pada mesin GH8 maupun GH11. Selain itu, kendaraan ini dibekali fitur Fuel Coach, Cruise Control, Engine Management System, serta teknologi keselamatan seperti Electronic Stability Control (ESC), Electronic Braking System (EBS), dan SRS Airbag.
Untuk mendukung pengelolaan armada, UD Trucks juga menghadirkan platform digital My UD Fleet. Fitur ini membantu pemilik kendaraan memantau kondisi armada, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan produktivitas kendaraan.
Tidak hanya mengedepankan efisiensi, Quester Model 2026 juga disiapkan mendukung penggunaan bahan bakar biodiesel B50 sesuai spesifikasi yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya UD Trucks Indonesia dalam mendukung transisi energi nasional.
Chief Executive Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko mengungkapkan, perusahaan tidak hanya menawarkan kendaraan, tetapi juga solusi menyeluruh untuk mendukung keberhasilan pelanggan.
“Di Astra UD Trucks, kami percaya bahwa keberhasilan pelanggan merupakan keberhasilan kami. Karena itu, kami tidak hanya menghadirkan kendaraan yang andal, tetapi juga memastikan setiap pelanggan memperoleh dukungan menyeluruh melalui jaringan layanan, suku cadang, solusi digital dan pendampingan operasional,” ujarnya.
Penerimaan pasar terhadap Quester terlihat dari kemitraan UD Trucks Indonesia bersama PT Cakraindo Mitra International. Pada GIIAS 2026, keduanya melakukan serah terima Quester Model Year 2026 secara simbolis untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan tersebut.
PT Cakraindo Mitra International merupakan perusahaan penyedia solusi chemical supply chain yang melayani transportasi bahan kimia dan barang berbahaya (dangerous goods). Karena itu, kebutuhan terhadap kendaraan dengan tingkat keselamatan dan keandalan tinggi menjadi faktor penting dalam operasional perusahaan.
Vice President PT Cakraindo Mitra International, Indah Eviany mengatakan, Quester Model Year 2026 sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan dalam mengangkut muatan khusus menggunakan iso tank.
“Operasional kami menuntut armada yang mampu menjaga keselamatan, keandalan dan efisiensi dalam pengangkutan muatan khusus menggunakan iso tank. Quester Model 2026 memiliki performa yang kami butuhkan, didukung layanan purna jual yang responsif dari Astra UD Trucks,” katanya.
Di GIIAS 2026, UD Trucks Indonesia juga menampilkan Quester CWE 280 yang telah siap menggunakan biodiesel B50 serta New Kuzer (Box) di GIIAS 2026. Kehadiran produk tersebut menjadi bagian dari strategi UD Trucks menyediakan solusi kendaraan niaga untuk kebutuhan industri di Indonesia.
Editor: Dani M Dahwilani