Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kembangkan Mobil Balap F1, McLaren Kolaborasi Motul Mulai Musim 2026
Advertisement . Scroll to see content

Ungkap Sejarah, Ducati Pernah Bangun Mesin Mobil F1

Senin, 22 Oktober 2018 - 07:27:00 WIB
Ungkap Sejarah, Ducati Pernah Bangun Mesin Mobil F1
Selain keahliannya menciptakan motor gahar, Ducati ternyata pernah membangun mesin untuk mobil balap F1. (Foto: Ride Apart)
Advertisement . Scroll to see content
MILAN, iNews.id - Tahukah Anda? Selain sepeda motor, Ducati telah melakukan banyak hal selama bertahun-tahun, mulai dari membangun radio, peluru artileri hingga mobil. Perusahaan bahkan mencoba tangan dinginnya di ajang balap mobil F1 pada tahun 60-an dengan membangun mesin untuk Tim Maserati.

Mengapa F1? Dilansir dari Ride Apart, Senin (22/10/2018), era pascaperang adalah waktu yang sulit bagi Ducati. Pabrik perusahaan dibom rata pada 1944, dan hanya dengan dengan intervensi mesin Cucciolo Aldo Farinelli Ducati bisa selamat.

Sepanjang akhir 40-an dan awal 50-an, Ducati mencoba berbagai cara untuk menghasilkan uang dan bertahan hidup. Pada 1946, perusahaan menyusun prototipe mobil yang disebut DU4 dalam untuk mendapatkan sebagian dari uang industri otomotif yang manis.

Kenyataannya hanya prototipe yang dihasilkan. Bagaimana itu terjadi? Dulu, balapan F1 merupakan olahraga berbahaya dengan daftar korban cukup banyak. Namun, pada 1960, dengan kematian Chris Bristow, Harry Schell, dan Alan Stacey secara berurutan, organisasi balapan F1 mengubah aturan dan menindaklanjuti perpindahan mesin dalam upaya mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan.
 
Ducati F1
Peraturan resmi mengurangi perpindahan maksimum dari 2.500cc ke 1.500cc. Perubahan ini menarik perhatian insinyur Ducati, Fabio Taglioni yang bekerja membangun mesin. Dia pikir ini bisa bersaing di F1 yang baru.

Ducati F1adalah mesin 1,5 liter V8 dengan katup desmo yang menghasilkan 170 tenaga kuda. Sekarang ini mungkin tidak terdengar terlalu hebat, tetapi saat itu sangat kompetitif.

Secara kebetulan, pada saat Taglioni mendesain mesin, OSCA-Maserati sedang mencari mesin baru untuk tim F1. Sayang kerja sama ini kandas terkait masalah keuangan karena Maserati tidak mampu membeli mesin Ducati.
 
Desmo V8 pun tidak pernah diproduksi dan sekarang hanya menjadi catatan dalam sejarah Ducati. Pertanyaannya, bagaimana bila Ducati saat itu terjun di balapan F1? Ceritanya mungkin akan lain.
 
Ducati F1

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut