Adu Kencang Kuda Besi, Yamaha Siap Asah Pembalap Muda Indonesia
JAKARTA, iNews.id – Ajang adu kencang kuda besi di lintasan balap kembali menjadi agenda penting di dunia motor sport. Berbagai pabrikan terus berinovasi dan menyiapkan event untuk mengembangkan teknologi motor dan mengasah pemabalap bertalenta.
Menyikapi itu, Yamaha mengungkapkan komitmennya mengasah pembalap muda Indonesia melalui berbagai kejuaraan nasional dan nternasional pada musim balap 2026. Ini mereka tunjukkan dengan memperkenalkan tim dan pembalap yang akan berlaga sepanjang musim 2026.
Para pembalap Yamaha akan turun di sejumlah kompetisi, mulai dari Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series, Motoprix, Kejuaraan Nasional Motocross, hingga Yamaha One Make Race. Selain itu, tim satelit Yamaha juga ikut meramaikan Asia Road Racing Championship (ARRC).
Pada formasi musim 2026, tercatat ada 10 tim dengan total 40 pembalap yang siap berkompetisi mengejar prestasi terbaik. Mereka diharapkan mampu mempertahankan tradisi kemenangan Yamaha sekaligus menjadi wadah pembinaan pembalap muda Indonesia.
Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Johannes BM Siahaan mengatakan Yamaha terus berupaya melahirkan talenta balap baru melalui pembinaan yang berkelanjutan.
”Menyambut musim 2026, kami memperkenalkan tim dan pembalap yang berkompetisi di ajang dunia, Asia dan nasional. Lembaran baru akan dijalani dengan spirit Semakin di Depan untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dan mempertajam kejayaan di ranah nasional.
"Kami pun berkomitmen untuk konsisten melakukan pembinaan melalui Yamaha One Make Race yang telah melahirkan pembalap-pembalap nasional bahkan kini mendunia. Kami menyadari prestasi yang diraih bukanlah hasil kerja satu individu, melainkan kolaborasi kuat antara pembalap, tim, engineer, manajemen, sponsor, pemerintah dan dukungan para pecinta motorsport Indonesia. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan komitmen yang telah diberikan. Ayo sukses bersama-sama, terus maju dan cetak prestasi gemilang!” ujar Johannes.
Dalam ajang Asia Road Racing Championship, Yamaha diperkuat sejumlah tim satelit yang mengandalkan pembalap-pembalap terbaik Indonesia. Akai Jaya Racing Team kembali menurunkan Galang Hendra Pratama bersama Aldiaz Aqsal Ismaya.
Sementara Ziear The Strokes55 Racing Team diperkuat Alfi Husni yang merupakan juara kelas UB150 ARRC 2025 serta Gupita Kresna. Kemudian LFN HP969 Racing Team menurunkan Fahmi Bassam yang sebelumnya meraih juara kelas UB150 ARRC 2024 dan runner-up kelas UB150 ARRC 2025.
Fahmi Bassam juga memasang target tinggi pada musim ini. Pembalap asal Makassar, Sulawesi Selatan tersebut ingin mempertahankan gelar juara nasional Sport 150 cc serta juara umum Underbone 150cc U25 pada Kejurnas Mandalika Racing Series.
Di level kejuaraan nasional, rider Yamaha Racing Indonesia juga siap meramaikan persaingan. Candra Hermawan dan Sabian Fathul Ilmi akan memperkuat Aditama Racing Team, sedangkan M Faerozi bersama Muhammad Fadhil Musyavi membela Global Ondolomon Racing Team.
Selain itu, sejumlah tim Yamaha lainnya juga siap bertarung dengan kekuatan pembalap andalan mereka. Di antaranya Rey Racing Speed, HDS Racing Team, Zyrof47 Racing Team, Rizqy Motorsport untuk motocross, serta DRS x NITI Racing.
Perhatian khusus juga tertuju pada kroser muda berusia 14 tahun, Djanoko Mahija yang dikenal dengan julukan “Jetnoko”. Pembalap yang bergabung dengan Rizqy Motorsport tersebut diharapkan mampu meraih gelar juara di Kejurnas Motocross setelah sebelumnya beberapa kali meraih gelar juara nasional.
Djanoko juga akan tampil pada ajang YZ BLU CRU SuperFinale yang menjadi panggung penting bagi pembalap muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional.
Dominasi Yamaha di Kejurnas Mandalika Racing Series pada musim 2025 menjadi modal besar untuk menghadapi musim balap tahun ini. Yamaha sukses menyapu bersih gelar juara nasional melalui Wahyu Nugroho di kelas Supersport 600cc, Arai Agaska di kelas Sport 250cc, serta Fahmi Bassam di kelas Sport 150cc.
Selain itu, Danadyaksa Wida Pangestu juga keluar sebagai juara nasional Junior Sport 150cc U-15. Fahmi Bassam bahkan meraih gelar juara umum Underbone 150cc U25.
Kesuksesan tersebut menunjukkan kuatnya DNA Racing Yamaha di arena balap nasional. Prestasi tersebut juga menjadi motivasi bagi para pembalap Yamaha untuk kembali meraih hasil terbaik pada musim 2026.
Di sisi lain, Yamaha juga kembali menggelar Yamaha One Make Race yang menjadi salah satu ajang pembinaan pembalap muda. Kompetisi ini menghadirkan tiga event balap populer yakni Yamaha Cup Race, BLU CRU Yamaha Sunday Race dan BLU CRU Yamaha Enduro Challenge.
Yamaha Cup Race 2026 akan dibuka di Makassar, Sulawesi Selatan pada April mendatang. Ajang balap legendaris yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun itu akan digelar dalam tiga seri di berbagai wilayah Indonesia.
Selain balapan, Yamaha Cup Race juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik seperti MAXi GP dan Aerox Drag Race Battle yang menampilkan jajaran motor MAXi Yamaha.
Sementara itu, BLU CRU Yamaha Sunday Race akan berlangsung di Mandalika International Circuit pada Juli 2026. Ajang ini menjadi pertemuan para pecinta motor R Series sekaligus wadah kompetisi bagi komunitas dan pembalap profesional.
Istimewanya, pada perayaan satu dekade penyelenggaraan BLU CRU Yamaha Sunday Race tahun ini juga digelar seri ketiga Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Sabian Fathul Ilmi akan bersaing dengan pembalap dari berbagai negara Asia serta Australia.
Untuk balapan offroad, BLU CRU Yamaha Enduro Challenge kembali digelar dengan menggunakan motor WR155R dan YZ Series. Event ini akan digelar di Kalimantan Barat, Jawa Timur serta tambahan satu seri di Jawa Barat.
Antusiasme masyarakat terhadap event tersebut selalu tinggi. Ribuan penggemar balap biasanya memadati lokasi acara untuk menyaksikan aksi para pembalap sekaligus menikmati berbagai aktivitas menarik yang disiapkan Yamaha.
Melalui rangkaian kejuaraan tersebut, Yamaha ingin terus memperkuat pembinaan pembalap muda Indonesia. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat bersaing di level internasional sekaligus mengharumkan nama Indonesia di dunia balap motor.
Editor: Dani M Dahwilani