Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panaskan IIMS 2026, Jetour Boyong SUV Boxy T2
Advertisement . Scroll to see content

Alva N3 Next Gen Meluncur di IIMS 2026, Klaim Bisa Dipakai Mudik Jakarta-Bali 

Jumat, 06 Februari 2026 - 04:58:00 WIB
Alva N3 Next Gen Meluncur di IIMS 2026, Klaim Bisa Dipakai Mudik Jakarta-Bali 
Alva N3 Next Gen Meluncur di IIMS 2026, Klaim Bisa Dipakai Mudik Jakarta-Bali 
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi momentum penting bagi Alva. Pabrikan motor listrik lokal ini secara resmi meluncurkan varian terbarunya, Alva N3 Next Gen, pada Kamis (5/2/2026). 

Tak hanya sekadar peluncuran produk, Alva menegaskan kesiapannya memfasilitasi tradisi mudik Lebaran tahun ini dengan jaringan infrastruktur yang kini membentang dari Jawa hingga Bali. 

Chief Marketing Officer Alva, Putu Swaditya Yudha, dalam konferensi persnya menyatakan bahwa Alva N3 Next Gen hadir dengan pembaruan signifikan pada sektor baterai dan ekosistem pendukung. 

Ia mengklaim Alva sebagai jenama motor listrik pertama yang siap mengakomodasi perjalanan jarak jauh antarprovinsi. 

"Hari ini saya dengan bangga bilang bahwa kita bisa menghubungkan infrastruktur dan juga ekosistem Alva dari Jawa ke Bali. Saya dan tim Alva berani mengklaim kami adalah brand motor listrik pertama di Indonesia yang bisa membuat konsumen Indonesia libur Lebaran," ujar Adit di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat hari ini.

Terkait klaim tersebut, Adit menegaskan kesiapan mudik ini didukung oleh pertumbuhan agresif titik pengisian daya cepat (Boost Charging) Alva. 

Jika pada 2025 hanya terdapat 19 lokasi, di awal 2026 ini jumlahnya melonjak drastis mencapai lebih dari 180 konektor yang tersebar di jalur utama. 

Adit merinci rute mudik yang kini sudah terhubung meliputi Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, hingga Surabaya dan Malang, kemudian tersambung ke Bali. 

"Titik-titik Boost Charging Alva sudah tersedia, sudah terkoneksi, dan sudah bisa digunakan," lanjutnya. 

Klaim ini diperkuat dengan data penggunaan infrastruktur yang meroket. Alva mencatat pada kuartal keempat 2025, penggunaan daya di stasiun pengisian mereka menembus angka 2.000 kWh, naik berkali-kali lipat dibandingkan awal tahun sebelumnya. 

Selain itu, jaringan layanan purnajual (after sales) juga diperluas dari 41 titik menjadi sekitar 120 titik di awal 2026. 

Lebih jauh, Alva juga memperkenalkan skema kepemilikan baru bertajuk "Bebas dan Pas". Skema ini memisahkan harga unit dengan biaya baterai melalui sistem berlangganan. 

Konsumen hanya perlu membayar biaya langganan baterai sebesar Rp125.000 per bulan. Menariknya, jika penggunaan di bawah 700 km per bulan, biaya pemakaian digratiskan (Rp0). 

"Ini adalah sebuah terobosan baru, menjadi opsi kepemilikan motor listrik di Indonesia, dan juga sesuai dengan kebutuhan konsumen," kata Adit. 

Adit lalu menjelaskan bahwa perusahaan menyediakan dua opsi pembelian bagi konsumen, yakni pembelian putus dengan hak milik baterai sepenuhnya atau pembelian unit dengan skema sewa baterai. 

"Harganya sebenarnya ada dua opsi. Kalau hak milik baterai itu harganya Rp 35,5 juta (On The Road). Nah, kalau dengan sewa baterai, harganya nanti cuma bayar sekitar Rp 20,5 juta," ujarnya. 

Terkait ketersediaan unit, pihak Alva memastikan bahwa konsumen sudah bisa melakukan test ride mulai pekan ini. Sementara itu, untuk proses distribusi unit ke tangan konsumen akan segera dilakukan dalam waktu dekat. 

"Untuk pengiriman pertama kira-kira di min.ggu pertama bulan Maret," kata Adit.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut