Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jerman Ubah Pabrik Mobil VW Jadi Tempat Bikin Senjata Iron Dome Israel
Advertisement . Scroll to see content

Geger! Ducati Terancam Dijual Imbas Restrukturisasi Volkswagen Group

Rabu, 09 September 2026 - 09:15:00 WIB
Geger! Ducati Terancam Dijual Imbas Restrukturisasi Volkswagen Group
Ducati berpotensi dijual sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang tengah dilakukan Volkswagen Group. (Foto: Ducati)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ducati berpotensi dijual sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang tengah dilakukan Volkswagen Group. Merek sepeda motor asal Italia itu diperkirakan memiliki nilai sekitar 1,25 miliar euro atau setara Rp25,57 triliun (kurs Rp20.457/euro).

Volkswagen saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap berbagai bisnis dan kepemilikan saham yang dinilai tidak memberikan kontribusi strategis maupun finansial yang signifikan bagi bisnis inti perusahaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Volkswagen memangkas biaya dan menyederhanakan bisnis. Produsen otomotif asal Jerman itu sebelumnya menargetkan pengurangan sekitar 50.000 pekerja sekaligus memangkas jajaran model hingga 50 persen.

Pekan lalu, Volkswagen juga menyatakan sekitar sepertiga dari aktivitas non-strategis perusahaan akan dilepas atau diselaraskan kembali. Kebijakan tersebut dilakukan agar perusahaan bisa lebih fokus pada bisnis yang memberikan kontribusi strategis dan finansial terhadap bisnis inti.

Menurut Bloomberg, Ducati menjadi salah satu bisnis yang berpotensi masuk dalam daftar aset yang dievaluasi untuk dilepas. CEO Audi Gernot Döllner juga mengonfirmasi adanya proses evaluasi terhadap merek sepeda motor tersebut.

"Kita harus membicarakan Ducati sebagai bagian dari proses evaluasi," kata Dollner.

Meski demikian, Dollner menegaskan belum ada keputusan final terkait masa depan Ducati di bawah Volkswagen Group.

Ducati sendiri memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada 1926. Merek tersebut resmi menjadi bagian dari portofolio Volkswagen Group pada 19 Juli 2012 setelah diakuisisi melalui Audi.

Pada tahun lalu, Ducati mengirimkan 50.895 sepeda motor secara global. Angka tersebut turun sekitar 7 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Model Multistrada menjadi kontributor penjualan terbesar dengan 13.873 unit. Setelah itu ada lini Panigale sebanyak 10.606 unit dan Scrambler dengan 5.814 unit.

Dari sisi keuangan, Ducati diperkirakan bernilai sekitar 1,25 miliar euro. Nilai tersebut cukup besar jika dibandingkan dengan laba operasional yang dibukukan perusahaan sebesar 52 juta euro pada tahun lalu.

Laba operasional Ducati tersebut turun sekitar 42,8 persen. Penurunan tersebut dikaitkan dengan tekanan nilai tukar serta dampak tarif yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump.

Audi Pertimbangkan Produksi Mobil di Amerika Serikat

Di tengah restrukturisasi Volkswagen Group, Audi juga masih mempertimbangkan untuk memproduksi sebagian kendaraannya di Amerika Serikat.

Dollner mengatakan Audi harus mempertimbangkan produksi setidaknya beberapa model SUV di Amerika Serikat. Opsi tersebut dapat memanfaatkan fasilitas Scout di Blythewood, Carolina Selatan, atau pabrik Volkswagen di Chattanooga, Tennessee.

Audi saat ini belum memproduksi kendaraan di Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat merek premium asal Jerman itu menghadapi tekanan lebih besar akibat pemberlakuan tarif.

Situasi Audi berbeda dengan BMW dan Mercedes-Benz yang telah memiliki fasilitas produksi SUV berkapasitas besar di Amerika Serikat. BMW memiliki pabrik di Spartanburg, Carolina Selatan, sedangkan Mercedes-Benz mengoperasikan fasilitas produksi di Tuscaloosa, Alabama.

Meski demikian, belum ada keputusan final mengenai pemindahan sebagian produksi Audi ke Amerika Serikat. Begitu pula dengan rencana penjualan Ducati yang masih berada dalam tahap evaluasi Volkswagen Group.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut