Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Tips Berkendara Motor Aman di Jalan Macet, Awas Jangan Gampang Emosi
Advertisement . Scroll to see content

Kebiasaan Main HP saat Mengendarai Motor Membahayakan! Ini Harus Diperhatikan 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:11:00 WIB
Kebiasaan Main HP saat Mengendarai Motor Membahayakan! Ini Harus Diperhatikan 
Menggunakan gadget atau HP saat mengendarai sepeda motor menjadi salah satu distraksi yang dapat membahayakan keselamatan di jalan. (Foto: WMS)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menggunakan gadget atau handphone (HP) saat mengendarai sepeda motor menjadi salah satu distraksi yang dapat membahayakan keselamatan di jalan. Lengah beberapa detik, perhatian pengendara bisa teralihkan dan berujung pada kecelakaan.

Jalan raya bukan tempat yang tepat untuk melakukan multitasking. Apalagi ketika satu tangan memegang setang sementara perhatian justru tertuju pada layar gadget.

Secara aturan, kewajiban menjaga konsentrasi saat berkendara tertuang dalam Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Aturan tersebut mewajibkan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan untuk mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Penggunaan gadget ketika sepeda motor sedang berjalan dapat memecah konsentrasi pengendara. Membaca pesan, membalas chat, mengecek notifikasi, mengganti musik, membuka media sosial, hingga mengambil foto atau video membuat perhatian pengendara terbagi antara layar dan kondisi jalan.

Padahal, situasi lalu lintas dapat berubah dalam hitungan detik. Kendaraan di depan bisa melakukan pengereman mendadak, kendaraan lain berpindah jalur, pejalan kaki menyeberang, atau muncul kondisi jalan yang membutuhkan respons cepat.

Ketika perhatian pengendara sedang tertuju pada gadget, peluang terlambat melakukan pengereman atau manuver yang tepat semakin besar.

“Penggunaan gadget saat berkendara membuat konsentrasi pengendara terpecah. Ketika mata dan pikiran tertuju pada layar, pengendara bisa kehilangan kesempatan untuk melihat atau merespons kondisi di depan. Kecelakaan akibat distraksi seperti ini memang sangat berisiko, karena sering kali terjadi hanya dalam hitungan detik,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2026).

Dia menegaskan penggunaan HP bukan ditinggalkan sepenuhnya, tetapi perlu dilakukan dengan cara yang tidak mengganggu konsentrasi berkendara. Ada sejumlah hal sederhana yang dapat diterapkan agar pengendara tetap bisa memanfaatkan gadget tanpa mengorbankan keselamatan.

1. Siapkan Kebutuhan Sebelum Berkendara

Pastikan kebutuhan seperti rute perjalanan dan pesan penting sudah diperiksa sebelum sepeda motor mulai berjalan. Dengan begitu, pengendara tidak perlu tergoda mengoperasikan gadget di tengah perjalanan.

2. Atur Navigasi Sebelum Perjalanan Dimulai

Jika membutuhkan aplikasi navigasi, tentukan tujuan dan rute terlebih dahulu. Perangkat juga dapat ditempatkan pada posisi yang aman, tidak menghalangi pandangan, dan tidak mengganggu kendali sepeda motor.

3. Jangan Operasikan Gadget Saat Bermotor

Hindari membaca atau membalas pesan, mengecek media sosial, menerima panggilan, mengambil foto, maupun melakukan aktivitas lain yang membuat perhatian teralihkan dari kondisi jalan.

4. Berhenti di Tempat Aman jika Harus Menggunakan Gadget

Jika ada kebutuhan yang tidak dapat ditunda, jangan memaksakan diri menggunakan gadget ketika sepeda motor masih berjalan. Cari lokasi yang aman, berhenti dengan benar, kemudian gunakan gadget setelah kendaraan dalam kondisi berhenti.

5. Jangan Biarkan Notifikasi Mengalahkan Keselamatan

Bunyi pesan atau panggilan tidak harus selalu langsung direspons. Biasakan menyelesaikan perjalanan atau mencari tempat aman untuk berhenti sebelum memeriksa gadget.

“Kami mengajak pengendara untuk tidak menjadikan gadget sebagai pemecah konsentrasi di jalan. Kalau memang harus menggunakan gadget, pastikan motor sudah berhenti di lokasi yang aman. Prinsipnya sederhana, saat motor berjalan fokus ke jalan, saat ingin menggunakan gadget berhenti terlebih dahulu. Kebiasaan kecil ini merupakan bagian dari penerapancari aman dalam setiap perjalanan,” kata Agus Sani.

Menjaga konsentrasi bukan hanya soal mematuhi aturan lalu lintas, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Mengurangi distraksi dan tidak menggunakan gadget ketika sepeda motor sedang berjalan, pengendara memiliki waktu respons lebih baik dalam menghadapi berbagai situasi di jalan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut