Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diramaikan Komunitas, 60 Mobil Modifikasi dari Berbagai Genre Kumpul di Car Meetup
Advertisement . Scroll to see content

Komunitas Otomotif Lintas Generasi Kumpul di Kustom Kultur, Pertemukan 3 Elemen 

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 16:00:00 WIB
Komunitas Otomotif Lintas Generasi Kumpul di Kustom Kultur, Pertemukan 3 Elemen 
Semangat membangun komunitas tersebut diwujudkan melalui sejumlah aktivitas yang melibatkan langsung para penggemar otomotif. (Foto: Komunitas Von Dutch)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dunia otomotif tidak hanya berbicara tentang kendaraan dan performa mesin. Bagi para pegiatnya, otomotif juga menjadi bagian dari kultur, identitas, kreativitas, hingga ruang untuk membangun komunitas.

Semangat tersebut menjadi landasan dua entitas Motul Indonesia dan Von Dutch Indonesia kolaborasi melalui ajang "Kustom Kulture Beyond Borders" pada Agustus 2026.

Event ini mengangkat budaya otomotif, streetwear, dan kustom kultur sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai komunitas dengan latar belakang dan generasi yang berbeda.

Kolaborasi Motul Indonesia dan Von Dutch Indonesia pertama kali dimulai pada 2025. Kesamaan visi serta kedekatan kedua brand dengan dunia otomotif menjadi dasar untuk menghadirkan kolaborasi yang tidak sekadar menghasilkan produk, tetapi juga menciptakan pengalaman bagi komunitas.

Bagi Motul, Von Dutch memiliki akar kuat dalam budaya otomotif, mulai dari komunitas motor, mobil klasik, hingga kustom kultur. Sementara itu, Von Dutch membawa karakter visual yang merepresentasikan semangat berkendara dengan gaya yang autentik, berani, dan penuh karakter.

Melalui Kustom Kulture Beyond Borders, keduanya mencoba memperluas ruang interaksi dengan komunitas melalui perpaduan budaya American Kustom Kulture, balap klasik, dan estetika vintage racing.

Elemen seperti garasi, workshop, pinstriping, serta motorsport heritage kemudian dipadukan dengan karakter khas Von Dutch. Perpaduan tersebut menjadi representasi kebebasan berekspresi sekaligus kecintaan terhadap dunia otomotif yang terus berkembang lintas generasi.

“Otomotif bukan hanya tentang kendaraan dan performa, tetapi juga mengenai kultur, passion, kreativitas, serta komunitas yang tumbuh di dalamnya. Melalui Kustom Kulture Beyond Borders, kami ingin menghadirkan pengalaman yang mempertemukan performa Motul dengan karakter dan semangat kustom kultur yang begitu kuat,” ujar Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba.

Semangat membangun komunitas tersebut diwujudkan melalui sejumlah aktivitas yang melibatkan langsung para penggemar otomotif. Di ranah digital, Motul dan Von Dutch menggelar Photo Competition yang mengajak para pengendara menampilkan gaya berkendara sekaligus outfit terbaik mereka menggunakan koleksi kolaborasi.

Aktivasi tersebut memberikan ruang bagi komunitas untuk menunjukkan karakter dan kreativitas masing-masing. Otomotif pun tidak hanya ditampilkan melalui kendaraan, tetapi juga melalui gaya personal dan kultur yang berkembang di sekitarnya.

Sementara itu, aktivitas offline diwujudkan melalui Sunday Cruisin' and Museum Tour Experience at Vault Automotive Museum.

Para peserta diajak mengikuti Sunday ride sebelum melanjutkan perjalanan ke Vault Automotive Museum. Di lokasi tersebut, mereka dapat melihat koleksi kendaraan klasik dan berbagai artefak otomotif yang merekam perjalanan serta perkembangan kultur otomotif.

Kegiatan ini mempertemukan tiga elemen, yakni riding, heritage, dan lifestyle. Ketiganya menjadi medium untuk mempererat hubungan antara brand dan komunitas sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih dekat dengan para pegiat otomotif.

Semangat komunitas tersebut kemudian dibawa ke ranah internasional melalui kehadiran booth Motul x Von Dutch di ajang Mooneyes Street Car Nationals di Odaiba, Jepang.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada sebuah produk atau campaign, tetapi dapat terus menciptakan pengalaman yang relevan bagi komunitas. Semangat Kustom Kulture Beyond Borders juga menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap otomotif tidak memiliki batas dan dapat menjadi bahasa yang menghubungkan berbagai komunitas di dunia,” ujarnya.

Dia menyebutkan mulai dari komunitas, kreativitas, gaya berpakaian, kendaraan klasik, hingga tradisi kustom, berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari ekosistem yang membuat budaya otomotif terus hidup dan berkembang.

Kolaborasi ini juga memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap kendaraan tidak selalu berhenti pada aktivitas berkendara. Di baliknya terdapat komunitas dan kultur yang mampu mempertemukan orang dengan passion yang sama, bahkan melampaui batas generasi dan negara.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut