Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Para Petinggi 28 Klub Motor Kumpul di Musyawarah Besar Asosiasi Honda Jakarta 2026
Advertisement . Scroll to see content

Lampu Motor Mati Jangan Langsung Ganti Aki, Periksa Bagian Ini

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:50:00 WIB
Lampu Motor Mati Jangan Langsung Ganti Aki, Periksa Bagian Ini
Berikut lima penyebab utama lampu motor tiba-tiba mati atau redup meski aki masih dalam kondisi baik. (Foto: Wahana)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pernah mengalami lampu motor tiba-tiba mati atau redup, padahal aki masih terasa kuat? Masalah ini banyak dialami pengguna sepeda motor. 

Tidak sedikit yang mengambil kesimpulan disebabkan karena aki. Padahal, sistem kelistrikan motor terdiri banyak komponen yang saling terhubung.
 
Posisi lampu tiba-tiba mati atau redup, bisa membuat bahaya pengendara pada malam hari atau hujan lebat turun. Pencahayaan jadi kurang optimal sehingga bisa mengganggu visibilitas.
 
Sebab itu, penting untuk mengetahui apa penyebabnya dan harus mengambil langkah apa saat mengalami kendala seperti itu. 

“Masalah lampu yang mati itu tidak melulu karena aki lemah. Ada banyak komponen lain yang harus dicek lebih dulu. Pemeriksaan menyeluruh bisa mencegah salah ganti dan membuat perawatan motor lebih efisien,” ujar Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi dalam keterangan pers Selasa (28/10/2025).
 
Budhi mengungkapkan lima penyebab utama lampu motor tiba-tiba mati atau redup meski aki masih dalam kondisi baik:

 
1. Kiprok Bermasalah

Kiprok atau regulator rectifier berfungsi mengubah arus AC dari spul menjadi arus DC untuk mengisi aki dan menyalurkan listrik ke komponen seperti lampu. Jika rusak, arus listrik jadi tidak stabil atau bahkan tidak mengalir sama sekali ke lampu.
 
2. Spul Rusak atau Lemah

Spul bertugas menghasilkan arus listrik saat mesin berputar. Jika daya yang dihasilkan tidak mencukupi, maka kiprok tidak bisa bekerja optimal dan aliran listrik ke lampu jadi terganggu.
 
3. Kabel dan Saklar Tidak Berfungsi Baik

Kabel kelistrikan yang longgar, terkelupas, atau korslet bisa menghambat aliran listrik ke lampu. Begitu juga saklar lampu yang sudah aus atau rusak akan membuat lampu tidak bisa menyala meski komponen lain berfungsi baik.
 
4. Bohlam Sudah Usang

Seiring waktu, bohlam bisa mengalami penurunan performa bahkan mati total. Filamen di dalam bohlam bisa putus tanpa disadari, terutama setelah pemakaian yang cukup lama.
 
5. Sistem Pengisian Aki Tidak Optimal

Meskipun aki dalam kondisi baik, tapi jika sistem pengisiannya terganggu, daya listrik yang masuk ke aki tidak mencukupi. Akibatnya, lampu akan menyala redup atau tidak menyala sama sekali saat beban listrik meningkat.

 
Itu tadi adalah masalah yang kemungkinan muncul dan menjadi penyebab lampu secara tiba-tiba mati atau menjadi redup padahal kondisi aki masih baik. Jika sudah mengetahui penyebabnya, berikut lima langkah yang bisa dilakukan:
 
1. Periksa dan Ganti Kiprok Jika Perlu

Cek apakah kiprok menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti meleleh atau gosong. Jika iya, segera ganti dengan yang baru agar arus listrik kembali stabil.
 
2. Ukur Kinerja Spul

Gunakan alat multimeter untuk mengukur tegangan yang dihasilkan spul. Jika nilainya tidak sesuai standar, kemungkinan besar spul perlu diganti.
 
3. Cek Jalur Kabel dan Saklar

Pastikan semua kabel dalam kondisi utuh dan tidak ada yang longgar atau berkarat. Cek saklar lampu apakah masih responsif. Bila perlu, ganti saklar yang sudah tua.
 
4. Ganti Bohlam yang Sudah Tua

Jika bohlam terlihat menghitam atau filamennya putus, segera ganti dengan yang baru. Gunakan bohlam dengan spesifikasi yang sesuai dengan peruntukannya agar tahan lama dan terang.
 
5. Pastikan Sistem Pengisian Aki Normal

Lakukan pengecekan terhadap pengisian aki. Bila diperlukan, lakukan servis di bengkel untuk memastikan aki menerima arus listrik dengan benar dari spul dan kiprok.
 
Wahyu menuturkan pengendara sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan kondisi sistem kelistrikan motor, tidak hanya saat ada masalah. “Pemeriksaan berkala sangat dianjurkan, karena kelistrikan adalah bagian penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara,” katanya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut