Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Royal Enfield Sitaan Beda dengan yang Biasa Dipakai Ridwan Kamil, Ini Kata KPK
Advertisement . Scroll to see content

Menjajal Performa Royal Enfield Himalayan dari Jakarta-Bandung

Sabtu, 05 September 2020 - 12:56:00 WIB
Menjajal Performa Royal Enfield Himalayan dari Jakarta-Bandung
Royal Enfield Himalayan (Foto: iNews.id/Riyandy)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Di pertengahan Juli 2020 Royal Enfield menghadirkan varian terbaru dari Himalayan. Motor adventure ini mendapatkan banyak ubahan di mana salah satunya dari pilihan warna.

iNews.id mendapatkan kesempatan untuk mencoba varian terbaru Royal Enfield Himalayan tersebut. Tak tanggung-tanggung, motor ini digeber dari Jakarta menuju Bandung dan kembali ke Jakarta dengan berboncengan.

Sama seperti motor-motor berkapasitas 500 cc, saat dinyalakan pertama kali, harus dipanaskan minimal lima menit agar oli yang mengalir di mesin lancar. Memulai perjalanan dari Jakarta melewati jalur jalan raya Bogor menuju puncak untuk tiba di titik peristirahatan pertama.

Menariknya, sepanjang 78 km perjalanan, Royal Enfield Himalayan tidak mengisi bensin, padahal saat memulai keberangkatan, kondisi bensin berada di kisaran 75 persen dan menyisakan sekitar 10 persen.

Perjalanan kembali dilanjutkan menuju Bandung tanpa berhenti kembali. Kali ini, motor diisi bensin full. Sesampainya di tempat tujuan, tepatnya di daerah Dago, Bandung, kondisi bar bensin masih berada di atas 50 persen. Hal ini menandakan motor petualang tersebut terbukti sangat irit bahan bakar meski kapasitas mesinnya besar.

Keistimewaan lainnya yang didapatkan saat berkendara Royal Enfield Himalayan adalah posisi berkendara yang sangat nyaman dan tidak membuat badan pegal. Ini juga dirasakan oleh orang yang dibonceng di belakang.

Memiliki bobot 191 kg, kami sempat meragukan kemampuan handling motor ini. Tapi, keraguan tersebut sirna ketika sudah memegang kedua setang. Motor ini terasa ringan dengan setang yang mudah dikendalikan, dan seimbang sehingga menambah rasa percaya diri.

Seperti kita tahu, motor adventure ini memang dirancang khusus perjalanan jarak jauh. Sehingga, baik pengemudi maupun pembonceng merasa sangat nyaman selama dan sejauh perjalanan.

Motor ini dibekali dapur pacu dengan mesin 1-silinder berkapasitas 410 cc, SOHC, 4-percepatan dan berpendingin udara. Mesin ini sanggup memuntahkan tenaga sebesar 24,5 hp pada 6.500 rpm dengan torsi 36 Nm pada 4.250 rpm.

Jujur saja, inilah pertama kalinya kami mengendarai Himalayan antar kota. Impresi kami, performa motor ini top. Cukup mumpuni di segala jenis medan, mesinnya lebih sempurna dari model lain.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut