Motor Listrik Retro Buatan Semarang Ini Curi Perhatian, Begini Tampilannya
JAKARTA, iNews.id - Dalam perkembangan teknologi sepeda motor listrik, Indonesia ternyata tidak kalah dengan negara asing. Ini dapat dilihat dari lahirnya sejumlah produsen motor listrik di Indonesia.
Sebut saja Gesits, Viar, Selis dan United Bike yang menghadirkan sepeda motor listrik jenis skuter. Tidak hanya itu, ada juga produsen lokal yang membangun motor listrik bergaya retro. Dia adalah BF Goodrich, melalui model BF CG.
Kehadiran motor listrik buatan Semarang, Jawa Tengah ini mencuri perhatian. Tunggangan tersebut memiliki tangki layaknya motor bensin konvensional dengan lampu bulat. Namun tangki yang dipasang hanya sebagai aksesoris.
Walau memiliki desain jadul, BF CG dilengkapi fitur modern dengan panel indikator digital. Sistem pengereman menggunakan disc brake dengan ukuran ban masing-masing 2.75-18 dan 5.00-16.
Menggendong motor listrik 2.000 Watt QS Motor dan baterai 72V20AH Lead Acid Battery, BF Goodrich CG mamiliki jarak tempuh 60 km, dengan waktu pengisian baterai 6-8 jam. Kecepatan maksimal motor ini 58 km per jam.
Hengki Febrianto dari PT BF Goodrich Investment Indonesia mengemukakan, motor ini diproduksi di Semarang. Bagi yang berminat dapat memesan dengan harga Rp19,8 jutaan on the road (OTR).
"Walau dibuat di Semarang, konsumen yang berminat dari luar kota juga dapat memesan dengan waktu pengiriman sekitar tiga minggu," ujarnya, di sela-sela rangkaian konvoi kendaraan listrik.
Tidak hanya model retro, BF Goodwich juga memproduksi berbagai jenis sepeda motor listrik, yakni skuter dan motor komersial. Untuk model skuter ada BF Enggel, BP Bee, BF Igor, BF Q7, dan BF Small S, dan BF QQ (dibanderol Rp13,2 juta sampai Rp16,5 juta). Sementara untuk model kendaraan komersial ada BF Voltec 150 W, BF Voltec V 120, BF Voltec Box, dan BF Voltec 150 F.



Editor: Dani M Dahwilani