Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gandeng Bajaj, Triumph Bakal Luncurkan Moge Seharga Rp30 Jutaan
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Triumph, Lahir di Abad Ke-18 Sempat Mati Kini Dihidupkan Kembali 

Jumat, 02 Juli 2021 - 15:32:00 WIB
Sejarah Triumph, Lahir di Abad Ke-18 Sempat Mati Kini Dihidupkan Kembali 
Triumph Motor Company adalah salah satu perusahaan otomotif tertua asal Inggris lahir pada 1885. 
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Triumph Motor Company adalah salah satu perusahaan otomotif tertua asal Inggris. Pada 1885, sang pendiri, Siegfried Bettmann, berinisiatif mengimpor sepeda dari Eropa dan menjualnya dengan merek dagang sendiri.

Pada 1887, nama Triumph dipatenkan. Pada 1889, bersama rekannya Moritz (Maurice) Schulte, Bettmann mulai memproduksi sepeda buatannya di Coventry, Inggris. 

Pada 1897, perusahaan mengganti namanya untuk kesekian kali menjadi Triumph Siklus Co Ltd. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 1902-an, perusahaan ini memulai produksi pembuatan motor berlabel Triumph. 

Pada 1907, mereka membuka area baru untuk tempat produksinya di Priority Street. Produksi utamanya adalah membuatan motor model H 550 cc untuk Angkatan Darat Inggris selama Perang Dunia I. 

Langkah tersebut menjadikan Triumph produsen motor terbesar di daratan Britania Raya. 

Kemudian pada 1921, Bettmann mengakuisisi aset dan bangunan Clay Lane dari Dawson Car Company, dan memulai usaha produksi jenis mobil tipe mesin 1,4 liter bernama Triumph 10/20, yang sebenarnya dirancang oleh Lea-Francis. 

Produksi mobil lainnya diluncurkan pada 1934, yang diberi nama Triumph Super 7. Pada saat itu penjualan mobil tersebut mencapai angka cukup fantastis. 

Sebelum nama Triumph perlahan menghilang, produk terakhir buatan Triumph adalah Acclaim yang diperkenalkan pada 1981. Pada 1984 menjadi akhir dari perjalanan perusahaan. 

Hingga akhirnya pada 2007, Triumph bangkit dari kematiannya. Tetapi kali ini merek tersebut di bawah naungan BMW. Phoenix Concortium juga sempat mencoba membeli merek Triumph dari BMW, namun BMW menolak dan tetap mempertahankannya hingga saat ini.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut