Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakar Feng Shui Ungkap Bisnis Otomotif Bakal Penuh Tantangan di Tahun Ular Kayu, Ini Harus Diperhatikan
Advertisement . Scroll to see content

Tahun Kuda Api, Fengshui: Hindari Warna Merah saat Imlek

Senin, 16 Februari 2026 - 15:12:00 WIB
Tahun Kuda Api, Fengshui: Hindari Warna Merah saat Imlek
Pada Tahun Kuda Api 2026, warna merah dianggap kurang ideal karena memiliki elemen sama. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, berbagai prediksi dan kepercayaan kembali menjadi perhatian masyarakat. Tahun ini, kalender Tionghoa memasuki Tahun Kuda Api atau Fire Horse yang diyakini membawa energi sangat kuat dan dinamis.

Dalam tradisi astrologi Tionghoa, setiap tahun tidak hanya dipengaruhi shio, tapi juga elemen yang menyertainya. Kombinasi shio Kuda dengan elemen Api pada 2026 menciptakan karakter energi yang berlipat ganda, sehingga memerlukan kehati-hatian dalam menyikapinya.

Shio Kuda dikenal sebagai simbol semangat, kebebasan, dan pergerakan cepat. Ketika dipadukan dengan elemen Api, karakter tersebut semakin menguat menjadi lebih berani, penuh ambisi, namun juga berpotensi impulsif.

Dalam kepercayaan feng shui dan astrologi Tionghoa, kondisi ini dianggap dapat memicu ketidakseimbangan energi jika tidak diimbangi dengan elemen yang menenangkan. Energi api yang terlalu dominan diyakini bisa berdampak pada meningkatnya emosi, konflik, hingga ketegangan sosial.

Tahun Kuda Api sendiri merupakan siklus yang relatif jarang terjadi dalam perputaran 60 tahunan kalender Tionghoa. Karena sifatnya yang kuat dan dinamis, banyak praktisi feng shui menyarankan agar masyarakat lebih bijak dalam memilih simbol, warna, hingga keputusan penting sepanjang tahun ini.

Selama ini, warna merah identik dengan perayaan Imlek. Warna tersebut melambangkan keberuntungan, perlindungan, kebahagiaan, dan kemakmuran.

Namun pada Tahun Kuda Api 2026, warna merah justru dianggap kurang ideal. Alasannya, merah juga merepresentasikan elemen api, sehingga penggunaannya dikhawatirkan memperkuat energi yang sudah dominan secara alami.

Jika elemen api menjadi terlalu kuat, hal tersebut dipercaya dapat memicu emosi yang lebih mudah memuncak. Situasi ini berpotensi menimbulkan konflik dalam hubungan personal, tekanan dalam lingkungan kerja, hingga ketegangan dalam kehidupan sosial.

Alih-alih membawa keberuntungan, penggunaan warna merah secara berlebihan tahun ini disebut-sebut bisa memperbesar dampak negatif dari energi api. Sebab itu, sebagian praktisi astrologi Tionghoa menyarankan agar masyarakat lebih selektif dalam mengenakan atau mendominasi dekorasi dengan warna merah saat perayaan Imlek 2026.

Sebagai penyeimbang unsur api, warna-warna yang merepresentasikan elemen air dan stabilitas dinilai lebih cocok digunakan pada Tahun Kuda Api. Warna biru dan hitam menjadi pilihan utama karena melambangkan ketenangan, kebijaksanaan, serta kemampuan meredam emosi.

Selain itu, warna netral seperti putih, abu-abu, atau krem juga dapat menjadi alternatif aman. Warna-warna ini dianggap membantu menjaga keseimbangan energi serta menciptakan suasana yang lebih stabil.

Dalam prinsip lima elemen (Wu Xing), air memiliki sifat yang mampu mengendalikan api. Oleh sebab itu, penggunaan warna bernuansa air diyakini dapat mengurangi sifat panas, impulsif, dan agresif yang mungkin muncul sepanjang tahun ini.

Meski demikian, bukan berarti warna merah harus dihilangkan sepenuhnya dari perayaan Imlek. Penggunaannya bisa diminimalkan atau dipadukan dengan warna penyeimbang agar energi tetap harmonis.

Tahun Perubahan

Tahun Kuda Api sering dikaitkan dengan perubahan besar, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun kehidupan pribadi. Energi yang kuat diyakini mendorong pergerakan cepat, keputusan berani, dan transformasi signifikan.

Namun energi yang terlalu dominan tanpa kendali juga berpotensi menimbulkan gejolak. Karena itu, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan penting, termasuk terkait investasi, karier, hingga hubungan.

Menjelang Imlek 2026, memilih warna pakaian dan dekorasi bukan sekadar soal estetika, tetapi juga bagian dari simbol keseimbangan energi. Dengan memahami karakter Tahun Kuda Api, masyarakat diharapkan dapat menyambut tahun baru dengan lebih bijak, tenang, dan penuh perhitungan agar perubahan yang datang membawa dampak positif, bukan sebaliknya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut