Yamaha Bakal Stop Produksi R6 Tahun Depan
TOKYO, iNews.id - Yamaha baru saja mengumumkan akan menghentikan produksi salah satu motor sport mewahnya, YZF-R6. Hal ini lantaran konsumen lebih menyukai motor adventure dan berkapasitas 600 cc ke atas.
Dilansir dari Drivesparks, Sabtu (21/11/2020), rencananya Yamaha akan menyetop penjualan R6 mulai tahun depan di Amerika Serikat dan Eropa. Selain lesunya penjualan, faktor emisi Euro5 yang diterapkan tahun depan semakin mempersulit posisi Yamaha R6.
R6 tampaknya bukan satu-satunya motor sport yang disuntik mati. Yamaha juga akan menghentikan produksi model lain seperti motor trail WR250R, dan model skutik Vmax, dan Smax.
Hingga akhir 2020, Yamaha tetap akan menjual R6. Setidaknya hingga stoknya habis dan unit yang dijual juga khusus untuk arena balap yang sudah menggendong sejumlah part racing.
Seperti diketahui, Yamaha R6 menggendong mesin 600 cc, DOHC, forward-inclined parallel 4-cylinder, 4-valves, yang sanggup menghasilkan tenaga sebesar 121,7 hp dengan torsi maksimal 65,7 Nm.
Fitur-fiturnya dibekali dengan komponen elektronik yang modern mulai dari kontrol traksi (TCS), quick shift system (QSS), slipper clutch, Yamaha Chip Controlled Throttle (YCC-T), Yamaha Chip Controlled Intake (YCC-I), sistem transmisi 6-percepatan dengan rasio rapat serta knalpot titanium.
Sebagai informasi, di Indonesia Yamaha masih menjual R6 generasi sebelum facelift sebesar Rp270 juta on the road Jakarta. Belum diketahui apakan model R6 di Indonesia juga akan di stop produksinya atau tidak.
Editor: Dini Listiyani